Usai Protes Perusahan Tambang, Mahasiswa UHO Dibacok

0 Komentar

Ilustrasi Dianiaya

FAJAR.CO.ID,SULTRA– Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat (DPD Pospera) Sulawesi Tenggara dan Lembaga Bantuan Hukum Pospera Sulawesi Tenggara mengutuk keras peristiwa pembacokan Muhammad Iksan, 23, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Haluoleo (UHO)

Ketua DPD Pospera Sultra Hartono menyebut, pembacokan dilakukan orang tidak dikenal usai korban bersama rekan-rekannya melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (2/1).

“Kami mengutuk keras peristiwa pembacokan terhadap saudara Muhammad Iksan, usai memperotes aktivitas dua perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara,” ujar Hartono dalam pesan elektronik yang diterima, Kamis malam.

Hartono menduga pelaku pembacokan orang suruhan perusahaan tambang yang diprotes oleh korban dan rekan-rekannya.

Hartono juga menyebut, patut dicatat bahwa dengan masih munculnya protes terhadap aktivitas dua perusahaan tambang yang beroperasi di Konawe Utara, menunjukkan penertiban yang dilakukan Gubernur Sulawesi Tenggara melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap beberapa perusahaan tambang nikel bermasalah, belum berjalan efektif dan tidak sungguh-sungguh.

“DPD Pospera dan LBH Pospera Sulawesi Tenggara meminta Kapolda Sulawesi Tenggara mengusut tuntas peristiwa yang menimpa korban secara profesional dan transparan,” ucapnya.

Hartono juga berharap peristiwa pembacokan bisa menjadi pintu masuk bagi penegak hukum termasuk Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara untuk memeriksa dan melakukan penertiban terhadap aktivitas seluruh perusahaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara.

“Kami juga berharap Kapolda Sultra bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada korban dan keluarganya,” pungkas Hartono.(gir/jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...