Aksi Pengamanan Berlebihan Polres Tator, Halangi Jurnalis Meliput Pelantikan Kalem

0 Komentar

Foto: Frederich Suselisu/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKALE — Penjagaan pengamanan berlebihan aparat polisi di acara pelantikan kepala lembang jadi sorotan, Sabtu, 4 Januari 2020. Pelantikan yang berlangsung di panggung Plaza Toraja Kolam Makale itu, para wartawan dibuat tak bisa bergerak banyak dalam meliput.

Aparat yang menjaga 54 kepala lembang hasil pemilihan serentak malah meminta para jurnalis untuk menunjukkan identitas berupa id card dan yang tidak sempat menunjukkan didorong untuk tidak mendekat di tempat pelantikan.

Polres Tator terkesan tak mampu melakukan pengamanan hingga harus melibatkan brimob yang kebetulan tengah bertugas mengamankan nataru di Toraja.

Pengamanan tersebut juga melibatkan pihak brimob yang tengah melakukan natal dan tahun baru di Toraja.

“Berlebihan sekali, kita sudah jelaskan identitas tetapi justru dihalau untuk tidak mendekat. Apa harus terlalu represif dengan senjata yang menakutkan, ini acara rakyat kok tapi seolah-olah dibuat mau ada kekacauan, bahkan kita dipersulit untuk meliput,” sesal Frederich, jurnalis Fajar wilayah Toraja.

Di kesempatan bersebut, Bupati Tana Toraja, Nico Biringkanae, berpesan agar para kepala lembang yang dilantik bekerja dengan sungguh-sungguh.

“Proses demokrasi sudah dilalui, mari ciptakan dan bekerja dengan sejuk, sipoparannu, sitaratte dan sipakatau,” harap Nico.

Pelantikan tersebut sengaja dibuat di tempat terbuka dan dihadiri oleh warga dan pimpinan OPD serta camat dan kerabat para kalem yang baru, periode 2020-2026. (Frederich Suselisu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...