Mantan Juara Tinju Dunia Ini Ditusuk Pisau Pemotong Daging

0 Komentar

Jorge Rodrigo Barrios jadi korban penusukan pada malam tahun baru. (golders/@jorgebarriosok)

FAJAR.CO.ID– Mantan juara dunia Jorge Rodrigo Barrios memulai tahun 2020 di rumah sakit. Juara dunia kelas bulu super WBO 2005-2006 asal Argentina tersebut menderita luka-luka karena ditusuk dengan pisau pemotong daging.

Kejadian tersebut berlangsung saat Barrios merayakan malam tahun baru bersama keluarganya di Cordoba, Argentina. Ketika itu, Barrios sedang berpesta dengan menggelar sesi karaoke.

Untung saja, mantan petinju berusia 43 tahun itu tidak mengalami luka sangat serius. Petarung yang memiliki julukan La Hiena (The Hyena) itu diperkirakan akan meninggalkan rumah sakit dalam waktu dekat.

Saudara perempuan Barrios, Edith menjelaskan kronologi kejadian. ”Dia bersama keluarganya sedang menikmati karaoke. Dia duduk-duduk saja ketika ada seorang pria yang memeluknya. Dia mengira itu adalah pelukan persahabatan. Lalu tiba-tiba, dia merasa ada serangan,” kata Edith seperti dilansir dari surat kabar Inggris Daily Mirror.

”Dia bangkit berdiri sebab dia merasa bahwa aksi itu cuma bercanda. Namun, keluarganya mulai berteriak histeris ketika melihat dia mulai berdarah. Saat itulah dia menyadari ada tusukan di tubuhnya,” imbuh Edith.

Luka-luka itu, tambah Edith dibuat dengan menggunakan pisau daging. Sang penusuk lantas mencuri dompet Barrios yang berisikan uang lebih dari GBP 250 atau sekitar Rp 4,5 juta. Semua dokumen yang ada dalam dompet tersebut juga ikut raib.

Barrios juga kehilangan satu ponsel

Belakangan, polisi melansir pelaku kejahatan tersebut. Sejumlah media lokal menyebut, penusuk itu bernama Ramon Enrique Icardo. Motifnya adalah perampokan dengan senjata.

Barrios sendiri memutuskan gantung sarung tinju pada 2010. Prestasi terbaiknya adalah merebut sabuk juara dunia kelas bulu super WBO. Tepatnya dari pinggang petarung asal Amerika Serikat Mike Anchondo pada sebuah duel di Miami, Florida, 8 Maret 2005.

Barrios sempat terkena kasus serius pada 2010. Yakni saat dia terlibat dalam kecelakaan mobil yang menewaskan perempuan berusia 20 tahun yang sedang hamil.

Barrios menerobos lampu merah dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Belakangan, Barrios ternyata menyetir dalam pengaruh alkohol. Pada April 2012, Barrios dinyatakan bersalah karena pembunuhan yang diakibatkan kelalaian.

Dia dihukum empat tahun penjara. Hukuman itu mulai dia jalani pada November 2014. Temponya selama 3,5 tahun. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...