Terungkap, Investasi Bodong Raup Rp750 Miliar dari Ratusan Ribu Orang

Barang bukti investasi bodong beromzet Rp 750 miliar di Mapolda Jatim kemarin. (DIMAS MAULANA/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID -- Hanya dalam waktu delapan bulan, Kamal Tarachand dan F Suhanda bisa mengeruk Rp750 miliar dari 264 ribu orang. Mereka sangat lihai menipu banyak orang dengan iming-iming investasi.

Untungnya, aksi mereka bisa dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi Polda Jatim. Kamal Tarachand dan F Suhanda ditetapkan sebagai tersangka.

Kamal adalah pemilik PT Kam and Kam. Sedangkan Suhanda menjabat managing director PT Kam and Kam. Perusahaan itulah yang menjadi alat mereka untuk mengumpulkan member atau nasabah.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kemarin memamerkan tumpukan uang Rp50 miliar yang disita dari rekening PT Kam and Kam. Menurut Luki, sebenarnya masih banyak uang yang akan disita polisi. Pihak bank yang menjadi tempat PT Kam and Kam membuka rekening berjanji mencairkan Rp70 miliar lagi pekan depan.

Luki memaparkan modus bisnis yang ditawarkan kedua tersangka. Menurut dia, PT Kam and Kam berdiri sejak delapan bulan lalu. Hingga kini, mereka memiliki 264 ribu member. Nah, setiap member harus menyetor dana investasi minimal Rp50 ribu dan maksimal Rp 200 juta. Yang agak janggal, member yang telah menyetor dana dijanjikan mendapat hadiah barang-barang dengan harga di atas dana yang disetor. Barang-barang tersebut, antara lain, kulkas, handphone, bahkan mobil seharga ratusan juta rupiah. ”Barang-barang itu sudah kami sita. Sekarang berada di gudang Polda Jatim,” terang jenderal bintang dua itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...