Mohammad Javad Zarif: Akhir Kehadiran Jahat AS di Asia Barat Telah Dimulai

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam sebuat tweet menyamakan ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menyerang situs budaya Iran dengan kejahatan perang ISIS dalam menyerang dan menghancurkan situs budaya Irak dan Suriah.

Mohammad Javad Zarif mengingatkan bahwa dalam sejarah, orang barbar melakukan kejahatan yang sama seperti ancaman Donald Trump.

“Orang-orang barbar telah datang dan merusak kota-kota kita, meruntuhkan monumen-monumen kita dan membakar perpustakaan kita. Dimana mereka sekarang? Kami masih di sini, & berdiri tegak,” kata Zarif dalam tweetnya dilansir iranpress, Minggu, 5 Januari.

Zarif juga mencaci Presiden AS Donald Trump karena mengancam dengan sengaja menargetkan situs budaya di Iran. DIa mengatakan, tindakan seperti itu merupakan kejahatan perang.

“Setelah melakukan pelanggaran berat hukum internasional dalam pembunuhan pengecut hari Jumat, @realdonaldtrump mengancam untuk melakukan lagi pelanggaran baru JUS COGENS; (yang dalam bahasa Latin berarti ‘hukum yang memaksa”) – Menargetkan situs budaya adalah PERANG KEJAHATAN; -Apakah menendang atau berteriak, akhir kehadiran jahat AS di Asia Barat telah dimulai,” tambahnya.

Presiden AS Donald Trump dalam pesan twitternya memperingatkan bahwa jika Iran bereaksi terhadap pembunuhan Letnan Jenderal Qasem Soleimani, militer AS akan menargetkan 52 target di Iran termasuk situs budaya Iran.

Letnan Jenderal Qasem Soleimani, Abu Mehdi al-Muhandis, wakil kepala Mobilisasi Rakyat Irak (al-Hashsh al-Sha’abi), bersama dengan sejumlah tokoh militer lainnya mati syahid atas perintah langsung Presiden AS Presiden Donald Trump pada Jumat pagi (3 Januari 2020). (fajar)

Sumber : iranpress
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...