Kepala BNPB Nyaris Celaka, Helikopter yang Ditumpangi Gagal Terbang

0 Komentar

Kepala BNPB Doni Monardo

FAJAR.CO.ID,SULUT– Helikopter yang ditumpangi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo gagal terbang. Peristiwa ini terjadi di Lapangan Gesit Tahuna Kelurahan Sawangbendar Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/1).

Rekaman saat helikopter tersebut nyaris celaka pun sudah viral di media sosial. Di dalam tayangan pendek itu terlihat bagaimana helikopter hendak take off. Namun, baru terbang rendah, mendadak helikopter langsung oleng dan menyenggol beberapa kendaraan yang di parkir di lapangan.

Salah satu mobil bahkan sempat tersangkut dan terbawa terbang di bagian kiri helikopter sebelum terjatuh kembali ke tanah. Setelah beberapa saat, helikopter akhirnya bisa didaratkan dengan selamat.

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani membenarkan kejadian ini. “Telah terjadi gagal terbang Heli Mi-35 Penerbad yang ditumpangi oleh Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo beserta rombongan di Lokasi Bencana Sangihe,” kata dia saat dikonfirmasi JawaPos.com.

Jaelani menuturkan, kejadian bermula saat Doni beserta rombongan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menggunakan pesawat komersil pukul 06.10 WITA. Mereka dijawalkan melakukan kegiatan penanganan darurat bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Helikopter disediakan TNI sendiri atas permohonan bantuan yang dilayangkan oleh BNPB kepada Panglima TNI. Doni dan rombongan kemudian terbang menuju Sangihe pukul 07.30 WITA menggunakan Heli Mi-35 Penerbad dengan tujuan lokasi bencana Kampung Lebo, dan berhasil mendarat aman pukul 09.00 WITA.

Selesai melakukan peninjauan pukul 11.00 WITA Doni bersama Edison Humiang Asisten 1 Pemprov Sulut, Egy Fajar Masadiah (BNPB) dan Jarwansah (BNPB) berencana kembali ke Manado menggunakan helikopter yang sama.

“Kemudian 30 detik setelah take off tiba-tiba terjadi perubahan angin sangat kencang yang mengakibatkan heli kehilangan power sehingga tidak bisa terbang normal,” jelas Jaelani.

Beruntung dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian materil berupa mobil dinas Lanal Tahuna rusak, mobil dinas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe rusak dan 4 unit motor.

Doni beserta rombongan dijadwalkan besok akan kembali ke Kota Manado besok pagi menggunakan pesawat komersil. “Rombongan Kepala BNPB membatalkan penerbangan dan memutuskan untuk bermalam di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” pungkas Jaelani. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...