Bayar Denda Rp100 Juta, Masa Hukuman Terpidana Korupsi Kredit Usaha Rakyat Berkurang

0 Komentar

Keluarga terpidana korupsi Arsyad Manroyo, Dg Lallo, menyerahkan uang denda Rp100 juta ke Kasi Pidsus Kejari Sinjai, Hari Surahman (kanan), di Kantor Kejari Sinjai, Selasa (7/1/2020).

FAJAR.CO.ID, SINJA — Kejaksaan Negeri Sinjai menerima uang senilai Rp100 juta dari keluarga terpidana korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Cabang Sinjai. Uang tersebut sebagai pembayaran denda pengganti tindak pidana korupsi.

Uang tersebut diterima oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sinjai, Hari Surachman, bersama Kepala Seksi Intel Kejari Sinjai, Zaenal Salampesy, di ruang kerjanya, Selasa (7/1/2020).

Pembayaran ini berdasarkan putusan Mahkamah Agung, nomor 395 K/Pid.Sus/2016, di mana Mantan Kepala unit BRI Mannanti Kabupaten Sinjai, Asyada Manroyo, ditetapkan sebagai terpidana dan menjalani hukuman penjara selama tiga tahun dan denda Rp100 juta.

“Terpidana dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan denda 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 4 bulan. Hari ini keluarganya datang membayar denda tersebut,” jelas Hari Surahman. (sir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...