Jumras Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Gubernur Sulsel

0 Komentar

Jumras. (INT)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar menetapkan Eks Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras, sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

Jumras harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh Kabiro Hukum Pemprov Sulsel. Laporan itu atas dugaan pencemaran nama baik Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, mengatakan, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan, Jumras diduga kuat melakukan pencemaran nama baik. Makanya, statusnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita sudah tetapkan tersangka kemarin. Tetapi tidak dilakukan penahanan, karena hukumannya di bawah lima tahun,” kata Indratmoko saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolrestabes Makassar, Selasa, 7 Januari 2020.

Indratmoko bilang, Jumras disangkakan pasal 242, 310, dan 311 KUHP dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara. “Tersangka akan diperiksa lagi dalam waktu dekat. Minggu inilah,” bebernya. (ans)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...