Penumpang Dituduh Pilot Menghina dan Dilarang Keluar Lounge, Ini Penjelasan Garuda

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Garuda Indonesia menanggapi keluhan penumpang penerbangan kelas bisnis GA 404 Jakarta-Denpasar pada Sabtu (4/1) yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pilot dan awak kabin. Keluhan itu sempat viral di media sosial.

Menanggapi viralnya keluhan itu, pelaksana Tugas Direktur Utama Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang tersebut.

“Saat ini Garuda Indonesia sedang melakukan investigasi. Apakah pilot dimaksud melampaui kewenangannya ketika bertugas atau telah bekerja sesuai prosedur,” kata Fuad Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/1).

Sampai saat ini, Fuad mengaku, pihaknya terus berkomunikasi dengan penumpang tersebut dan berupaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan sebaik-baiknya.

“Sebelumnya Garuda Indonesia tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi atau data penumpang maupun informasi apapun terkait dengan insiden ini kepada media dan publik,” ujarnya.

Ia menyesalkan beredarnya data pribadi penumpang dan keluarga sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

“Dapat kami pastikan bahwa hal tersebut bukan berasal dari Garuda Indonesia”, ujar Fuad.

Sebelumnya, seorang penumpang di penerbangan GA 404 dengan akun @jesswjk menceritakan hal yang tidak menyenangkan yang dialaminya saat penerbangan tersebut.

Ia mengaku ditahan oleh petugas keamanan penerbangan (avsec) atas perintah pilot berdasarkan surat keterangan agar yang bersangkutan tidak keluar lounge untuk diminta klarifikasi atas tuduhan penghinaan terhadap maskapai pelat merah tersebut.

Surat keterangan tersebut ditandatangani oleh Unit Post Flight Garuda Indonesia Denpasar I Wayan Sugiarta. (ant/jppn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...