Retno Marsudi Tegaskan Tak Ada Tawar-menawar soal Laut Natuna

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali menegaskan posisi pemerintah sudah jelas seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni tidak ada tawar-menawar dengan Tiongkok yang melanggar Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Natuna.

“Pelanggaran di wilayah ZEE kita dilakukan oleh kapal-kapal Tiongkok,” kata Retno usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/1).

Sesuai perjanjian UNCLOS (United Nations Convention on the Law of the Sea), kata Retno, seharusnya Tiongkok, Indonesia, dan semua negara yang menjadi anggota dari UNCLOS memiliki kewajiban untuk mematuhi apa yang ada di dalamnya.

“Kita hanya ingin Tiongkok mematuhi hukum internasional, termasuk di UNCLOS,” ujar Retno.

Soal Nine Dash Line yang diklaim Tiongkok, kata Retno, sampai kapan pun juga Indonesia tidak akan mengakuinya. Presiden Jokowi juga telah menegaskan bahwa itu bukan hal yang harus dikompromikan.

“Karena sudah jelas, hak berdaulat kita sudah jelas sesuai hukum internasional, UNCLOS. Kita ingin RRT sebagai anggota UNCLOS itu untuk mematuhi apa yang ada di UNCLOS,” katanya. (jpnn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...