Ini yang Benar! Pegawai Dishub Gantikan Pak Ogah di Bukaan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keberadaan Pak Ogah atau pengatur lalu lintas ilegal kian menjamur. Jika Dishub sulit mengatasinya, legislator DPRD Sulsel mengusulkan agar pegawai dishub yang menggantikan peran Pak Ogah secara teratur.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Capt Hariadi mengemukakan, jumlah Pak Ogah di beberapa ruas jalan di tengah Kota Makassar makin tidak terkendali.

“Memang makin menjamur, terkesan ada pembiaran. Dahulu paling satu orang, bahkan ada yang sampai tiga orang di satu bukaan atau putaran,” ujarnya, Selasa, 7 Januari.

Ia mendorong, agar pegawai Dinas Perhubungan atau dishub yang sebaiknya menggantikan peran tersebut. Dishub bisa membagi waktu personelnya untuk berjaga dan mengatur lalu lintas di setiap bukaan.

“Jika itu bertahan, lama kelamaan Pak Ogah akan tiada lagi,” tambahnya.

Pengamat Transportasi Unhas, Isran Ramli mengatakan, Pak Ogah kini memang menjadi salah satu yang harus diatasi karena menjadi biang kemacetan. Bagi pengguna jalan, bila tersendat akan membuat antrean makin mengular di putaran.

“Pada regulasi manajemen rekayasa lalu lintas, mau ada atau tidak ada petugas berdiri, pengguna jalan mesti tetap memegang aturan. Pengendara yang di jalur utama, jadi prioritas bergerak, bukan yang hendak putar balik,” ungkapnya.

Saat jam-jam puncak, memang sangat dibutuhkan ada petugas. Terutama petugas polisi lalu lintas maupun dishub.

  • Bagikan