Iran Ancam Serangan Lebih Menghancurkan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Iran telah menembakkan lebih dari selusin roket ke dua pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS, Pentagon menegaskan.

Dilansir Aljazeera, Rabu, 8 Januari, roket-roket itu ditembakkan ke pangkalan Ain al-Assad di Provinsi Anbar dan pangkalan di Erbil. Ketegangan antara Teheran dan Washington semakin membara.

Serangan itu menyusul pembunuhan AS terhadap komandan militer Iran Qassem Soleimani di Irak pekan lalu. Iran telah berikrar akan melakukan ritelasi parah.

Pembunuhan Qassem Soleimani sendiri disesalkan Partai Demokrat karena keputusan Presiden AS Donald Trump tersebut tanpa berkonsultasi dengan Kongres.

Media AS melaporkan Gedung Putih membuat rencana atas kemungkinan pidato Presiden AS Donald Trump setelah serangan terhadap pasukan AS di Irak.

Pengawal Revolusi Iran memperingatkan sekutu regional AS, termasuk Israel akan diserang jika negara mereka digunakan untuk serangan terhadap Teheran, kata media pemerintah Iran.

Sekretaris Pers Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan Presiden AS Donald Trump telah diberi pengarahan dan sedang memantau situasi di Irak.

“Kami menyadari laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak,” Grisham mentweet. “Presiden telah diberi pengarahan dan sedang memantau situasi dengan cermat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya.”

Usai serangan itu, Iran mengancam tanggapan yang lebih menghancurkan jika AS melakukan serangan baru. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...