Kemudi-Tiang Layar Patah, Padewakang Kembali ke Alor

0 Komentar

Kemudi dan layar Padewakang rusak. Padewakang pun berbalik arah. Dia kembali ke titik awal keberangkatan Pulau Alor, Nusa Tenggara Nusa Tenggara Timur, Rabu, 8 Januari .

Sejatinya, perahu tradisional yang berlayar tanpa mesin ini menuju titik selanjutnya, Pulau Wetar, Maluku. 70 mil laut dari Pulau Alor. Namun, di tengah perlayaran, kemudi sebelah kanan patah. Cuaca memang tak mendukung. Angin dan ombak cukup kencang.

Patahnya kemudi membuat awak perahu harus menurunkan layar. Tetapi, di tengah proses penurunan layar, tiang layar patah. Layar pun jatuh ke laut. Untung perahu tak terbalik.

“Kemudi kanan juga patah. Pas patah, layar diturunkan dalam kondisi angin cukup kencang. Bom layar patah juga, membuat kami kesulitan menarik dengan sempurna. Layar jatuh ke laut. Mempertimbangkan stok kemudi yang satu, kami putuskan balik ke Alor,” tulis salah satu kru Padewakang, Ridwan Alimuddin di grup whatsapp Padewakang Nur Al Marege.

Mereka yang berlayar sejak 8 Desember 2019 ini akan menuju Australia. Mereka membawa misi kebudayaan untuk mengurai hubungan suku Makassar dan Aborigin, Australia

VIDEO : RidwanAlimuddin

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...