Kena OTT KPK, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah: Hallo, Hallo Ada Apa

0 Komentar

KENA OTT: Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (peci hitam bermasker) saat digiring ke bus yang akan membawanya ke kantor KPK di Jakarta melalui Bandara Juanda. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Usai menjalani pemeriksaan sementara di Polda Jatim, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membawa Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan beberapa pihak lain ke Bandara Internasional Juanda untuk diterbangkan ke kantor KPK di Jakarta, Rabu (8/1) pagi.

Para terduga penerimaan gratifikasi yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ini terlihat tampak mengenakan masker dan dikawal penyidik KPK menuju bus milik Polda Jatim. Mereka keluar dari ruang Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 04.30.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah terlihat keluar lebih dulu dengan mengenakan peci hitam, berjas hitam dan masker wajah. Namun saat ditanya wartawan, bupati dua periode dan wakil bupati Sidoarjo dua periode ini mengaku tidak tahu apa-apa terkait OTT yang dilakukan lembaga anti rasuah itu.

“Hallo, hallo ada apa, ada apa. (Saya) sehat nggak ada apa-apa,” ucap Saiful saat ditanya wartawan di depan gedung Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim jelang diterbangkan ke Jakarta lewat Bandara Juanda, Rabu pagi (8/1).

Disinggung terkait kasus apa OTT yang menimpa dirinyai, bupati yang karib disapa Abah Ipul itu mengaku tidak tahu menahu. “Aku dewe gak eruh, kok (saya sendiri tidak tahu, kok),” ucapnya sambil berjalan masuk ke bus yang akan membawanya ke Bandara Juanda.

Selain Bupati Saiful Ilah, di dalam bus itu juga terdapat belasan orang lain yang terdiri dari lelaki dan perempuan. Diduga mereka para terduga pelaku yang terjaring OTT. Sisanya adalah penyidik KPK. Hingga berita ini ditulis belum diketahui siapa identitas lengkap semua terduga yang diamankan tersebut.

Namun menurut informasi yang dihimpun Radar Surabaya, kurang lebih ada 10 orang yang diamankan KPK dalam OTT yang dilakukan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo dan beberapa wilayah di Kota Sidoarjo itu, Selasa (7/1).

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan telah menangkap Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Dari penangkapan bupati bersama dua ajudan dan seorang pengusaha itu, KPK langsung mengembangkan penyidikan dan menangkap beberapa pejabat terkait.

Menurut Ali Fikri, OTT kali ini terkait kasus pengadaan barang dan jasa di Pemkab Sidoardjo. “OTT ini terkait pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ali memastikan bahwa pihaknya akan menggelar jumpa pers pada Rabu (8/1) siang ini di ruang konferensi pers KPK di Gedung Merah Putih. “Info selengkapnya akan disampaikan ketika konferensi pers,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan meski Bupati Saiful Ilah sedang terkena masalah di KPK. “Saya belum berkomentar dulu. Nunggu kepastian resmi dari KPK. Saya ingin tetap pastikan roda pemerintahan tetap berjalan,” ujar Cak Nur, sapaan karib Nur Ahmad Syaifuddin. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...