Komisi IV DPRD Bone Geram dengan BPJS Kesehatan, Ada Apa?

0 Komentar

Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Ryad Baso Padjalangi, bersama Wakil Ketua Komisi IV Andi Muh Salam dan Andi Akhiruddin saat RDP dengan BPJS. (FOTO: AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Komisi IV DPRD Bone geram dengan BPJS Kesehatan Cabang Bone. Makanya, mereka dipanggil dalam rapat dengar pendapat (RDP) di kantor DPRD Bone, Rabu (8/1/2020).

Pemanggilan tersebut untuk membahas telatnya pembayaran BPJS Kesehatan Bone ke sejumlah Rumah Sakit (RS) seperti RSUD Tenriawaru, RS Hapsah, RS Pancaitana, dan RS M Yasin. Padahal pemerintah daerah sudah memenuhi kebutuhan 25 persen.

Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Ryad Baso Padjalangi didampingi wakilnya Andi Muh Salam, Andi Akhiruddin serta sejumlah anggota Komisi IV.

“Apa sebenarnya masalah BPJS Kesehatan Bone belum membayar sejumlah Rumah Sakit,” tanya Andi Ryad.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV, Andi Muh Salam juga sudah mewanti-wanti BPJS Kesehatan. Karena ada banyak keluhan masyarakat soal pelayanan yang diberikan. “Mengenai pelayanan BPJS di tahun 2020 saya tidak mau tau lagi. Tahun ini harus ada perbaikan,” tegasnya.

Rapat dihadiri langsung Kepala BPJS Kesehatan Watampone Hartono Purba, Kepala Dinas Kesehatan Bone Andi Kasma Padjalangi, Kepala Dinas Sosial Andi Promal Pawi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bone Asiswa Karim, serta Kepala Rumah Sakit daerah dan swasta Bone. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...