Korban Terperosok Bertambah, Dewan Kesal Penimbunan Pipa Jargas Belum Tuntas

Sebuah dump truk kembali terperosok, pukul 01.05 Wita, Rabu 8 Januari.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Penimbunan galian pipa Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga tak kunjung dilakukan. Sejumlah anggota DPRD Wajo pun kesal, lantaran galian tersebut kembali merugikan pengendara.

Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya A Latief, mengatakan, korban bekas galian pemasangan pipa Jargas bertambah. Sebuah dump truk kembali terperosok, pukul 01.05 Wita, Rabu, 8 Januari 2020.

“Lagi-lagi di Desa Pajalele Kecamatan Tanasitolo, tidak jauh dari kejadian truk pengangkut tabung elpiji beberapa waktu lalu,” akunya kepada FAJAR.

Beruntung, evakuasi mobil truk dari toko bangunan tersebut tidak berlangsung lama, karena truk pengangkut itu dalam keadaan kosong.

“Ini kedua kalinya terjadi di Januari. Tidak profesional kontraktornya. Sangat menyesalkan,” tegasnya.

Karena kondisi itu, ia menegaskan akan Komisi II DPRD Wajo berencana akan menyurati KSO Sucofindo EPICI, yang mengerjakan penambahan 2.000 Sambungan Rumah Tangga (SRT) program Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.

“Kalau tidak peduli, komisi II berencana memanggil. Supaya minta kepada kontraktor agar dibenahi secepatnya,” sebutnya.

Senada, Wakil Ketua II DPRD Wajo Andi Senurdin Husaini juga menyesalkan lambatnya penimbunan bekas galian pipa Jargas tersebut.

Kata dia, seharusnya pihak pelaksana melakukan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi dan kontrak. Mulai dari penggaliannya sampai penutupan hasil galian, termasuk pemadatannya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...