Rhoma Irama Menangis di Lapas Salemba

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Suasana haru sempat terjadi di momen kebebasan Ridho Rhoma dari Lapas Salemba, Jakarta Pusat, tadi pagi Rabu (8/1). Rhoma Irama yang ketika itu menjemput sang putra tidak kuasa menahan tangis.

Air mata Rhoma Irama tumpah ketika diminta komentarnya terkait bebasnya Ridho Rhoma dari dalam tahanan. Dia sempat terhenti bicara beberapa saat dan mengelap air matanya yang jatuh. Melihat sang ayahanda menangis, Ridho Rhoma langsung merangkul Rhoma.

“Buat saya, bahagia. Saya berharap ini menjadi suatu hikmah yang harusnya bisa diambil oleh Ridho,” ucap Rhoma Irama di hadapan awak media. Bukan hanya Rhoma, Ridho juga terlihat menitikkan air mata melihat ayahnya menangis.

Rhoma berharap Ridho dapat mengambil pelajaran dari kasus yang dialaminya dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang. Rhoma Irama mengingatkan bahwa dunia hiburan godaannya sangat besar. Dia pun meminta Ridho untuk lebih berhati-hati dalam melangkah supaya tidak terjerumus ke hal-hal negatif.

“Apalagi di dunia entertainment godaan itu banyak sekali. Narkoba suatu kejahatan luar biasa. Menghancurkan pribadi, keluarga, bahkan bangsa ini,” ungkap Rhoma.

Dalam kesempatan itu dia juga sempat menyinggung sudah beberapa kali membuat lagu tentang narkoba untuk mengingatkan keluarganya dan masyarakat betapa bahayanya obat haram tersebut. Menurut penuturan Rhoma, efek dari narkoba tidak hanya menyengsarakan kehidupan di dunia, tapi menjadi penderitaan bagi pemakainya di akhirat kelak.

“Saya sudah beberapa kali bikin lagu tentang narkoba. Ini peringatan buat Ridho bahwa narkoba sangat menghancurkan masa depan dari kehidupan di dunia sampai akhirat,” tandas Rhoma Irama.

Ridho mengatakan, sejak awal kasus ini bergulir, dia berjanji kepada sang ayahanda untuk mengulangi kesalahan yang sama. “Kan banyak orang mengira saya masuk lagi karena pakai (narkoba) lagi. Bukan, ini karena kasus yang sebelumnya. Saya sudah bilang sama Papa, saya enggak mau bikin Papa nangis lagi,” tuturnya.

Ridho Rhoma seharusnya bebas pada Maret 2019 setelah kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Namun dia bisa bebas lebih cepat setelah permohonan bebas bersyarat diterima.

Seperti diketahui, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan hukuman 10 bulan rehabilitasi kepada Ridho Rhoma terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Namun pada tingkat kasasi hukuman Ridho Rhoma diperberat menjadi 1,5 tahun penjara. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...