Koopsau II Gelar Apel Luar Biasa Tanggap Bencana

0 Komentar

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., memeriksa peralatan kesiapan pananggulangan bencana.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –-  Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, termasuk seringnya turun hujan deras yang dibarengi dengan angin kencang maupun puting beliung, membuat Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II menggelar apel luar biasa tanggap bencana, di Hanggar Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (9/1/2020).

Apel Luar Biasa dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana di wilayah Makassar dan sekitarnya tahun 2020 ini, dipimpin langsung Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., yang diikuti Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro, Pangkosekhanudnas II Makassar Marsma TNI Yulianta, Danlanud Sultan Hasanuddin, Ir Koopsau II, para Asisten, Komandan, Sahli, Kepala, para Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI Angkatan Udara.

Pangkoopsau II Donny Ermawan dalam sambautannya mengatakan, maksud dan tujuan diadakannya Apel Luar Biasa ini, untuk mengecek kesiapan personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana, serta menyamakan langkah, maupun menyatukan tekad untuk saling bahu membahu dalam rangka menanggulangi bencana yang kemungkinan terjadi di Wilayah Makassar, baik itu bencana banjir, tanah longsor, maupun bencana lainnya.

“Perlu disadari bersama, bencana bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, kesiapsiagaan perlu ditumbuhkan untuk mengantisipasi bencana tersebut, agar ketika bencana betul-betul terjadi maka kita sudah siap, baik dari segi fisik, mental maupun sarana dan prasarana yang akan dipergunakan dalam upaya mendukung pelaksanaan penanggulangan bencana yang terjadi,” terang Donny Ermawan.

Menurutnya, penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Oleh karena itu, seluruh Prajurit TNI Angkatan Udara dalam jajaran Koopsau II, harus siap dan peduli kepada lingkungan utamanya kepada hal-hal yang potensial menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor serta bencana lainnya,” imbuh Pangkoopsau II.

Pada kesempatan ini, Pangkoopsau II didamping para Pejabat TNI Angkatan Udara lainnya, memeriksa kesiapan personel dan kelengkapannya yang akan dipergunakan dalam rangkan penanggulangan bencana, di Wilayah Makassar baik bencana banjir, tanah longsor dan bencana lainnya, sehingga ketika bencana itu terjadi maka seluruh personel TNI Angkatan udara sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut. (lis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...