Muqtada al-Sadr Serukan Akhiri Kehadiran AS di Irak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BAGHDAD — Ulama terkemuka Syiah Irak menekankan perlunya warga Irak untuk mengakhiri kehadiran pasukan asing, termasuk pasukan AS di negara itu.

Dilansir iranpress, Kamis, 9 Januari, ulama, politikus, dan pemimpin Syiah Irak, Muqtada al-Sadr mengatakan pada Rabu malam bahwa Irak harus berusaha keras untuk mengakhiri kehadiran penjajah, dan mengekang pengaruh dan campur tangan mereka dalam urusan Irak.

Al-Sadr juga mengatakan, pemerintah Irak yang baru dan kuat harus dibentuk secepat mungkin untuk mengembalikan kemerdekaan negara itu.

“Saya meminta faksi-faksi Irak untuk berhati-hati, sabar, dan tidak memulai aksi militer, dan untuk menutup suara-suara ekstremis dari beberapa elemen jahat sampai semua metode politik, parlementer, dan internasional telah habis,” katanya dilansir iranian, Kamis, 9 Januari.

Dalam sidang Parlemen Irak pertama setelah pembunuhan Letnan Jenderal Qasem Soleimani bersama dengan beberapa anggota senior Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), pada Jumat Pagi 3 Januari di bandara Internasional Baghdad, anggota parlemen Irak mempertimbangkan rencana untuk mendeportasi pasukan AS dari wilayahnya. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...