Sukseskan Program IPDMIP 2020, Pemprov Sulsel Jamin Anggaran 27 Penangkar Benih

Deputi Manager IPDMIP Provinsi Sulawesi Selatan, Ashari.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) merupakan proyek yang dilaksanakan khusus di daerah irigasi untuk mendukung tewujudnya ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan pertanian berkelanjutan di daerah irigasi.

Proyek ini sumber pembiayaannya berasal dari pinjaman pemerintah kepada IFAD, ADB dan AIF yang pengelolaannya bersifat terpadu antar Kementerian /Lembaga terkait. Yaitu Kementeri PUPR, Kemendagri, Kementerian Pertanian dan Bappenas. Di daerah, pembiayaan Proyek ini dilakukan melalui hibah yang didistribusikan dengan menggunakan mekanisme on-granting.

Deputi Manager IPDMIP Provinsi Sulawesi Selatan, Ashari, mengatakan, banyak manfaat yang dirasakan dengan masuknya program IPDMIP di Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu IPDMIP sejalan dengan program pemerintah provinsi Sulsel yaitu kemandirian benih baik melalui BBI (Balai Benih Induk) maupun peningkatan kapasitas petani penangkar.

“Melalui kegiatan yang ada di IPDMIP ini diharapkan seluruh petani menggunakan benih bersertifikat dan para penyuluh dapat meningkatkan kapasitasnya melalui pelatihan dan penyempurnaan materi penyuluhan untuk mendukung tercapainya tujuan proyek ini,” tambahnya.

Ashari mengungkapkan tahun 2019 telah memberikan benih untuk 5 kabupaten yaitu Sidrap, Wajo, Bone, Sopeng dan Pinrang selaku lokasi pelaksana IPDMIP tingkat kabupaten di Prov Sulawesi Selatan sebanyak 37.092,75 kg atau senilai Rp452 juta. Untuk tahun 2020, telah disiapkan anggaran Rp300 juta bagi 27 penangkar untuk pengembangan benih.

Komentar

Loading...