Pengakuan PSK Raisa: Sehari Bisa Layani 2 Lelaki Hidung Belang

0 Komentar

BIAR JERA: Kanit PPA AKP Ruth Yeni menginterogasi salah satu pelaku. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA– Meski sudah lama ditutup, ternyata masih ditemukan praktik prostitusi di Jalan Moroseneng, Benowo, Surabaya. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek lima wisma di Moroseneng Gang I dan mengamankan 21 orang, Kamis (9/1) dini hari.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, ada lima wisma yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Bahkan, saat penggerebekan, ada tiga pekerja seks komersial (PSK) di dua wisma tersebut sedang melayani pelanggannya. “Tiga pria hidung belang juga kami amankan,” katanya.

Sejumlah pria duduk di depan bangunan wisma yang tutup. Mereka pun ikut diamankan. Wisma yang digerebek adalah Wisma Srikandi, Citra, Sumber Mas, Madona, dan Jumpa Lagi. Meskipun dari luar tertutup, ternyata di dalamnya ada beberapa wanita yang duduk di sofa. Mereka dipekerjakan sebagai PSK.

Beberapa pria di luar wisma ternyata makelar yang bertugas mencari pelanggan. “Kami amankan 13 wanita, tiga laki-laki hidung belang, dan lima laki-laki yang berperan sebagai makelar,” ujarnya.

Polisi memergoki tiga pria hidung belang di Wisma Srikandi dan Sumber Mas sedang berhubungan badan. Para PSK dan makelar bisnis prostitusi itu kini sedang disidik.

Salah satu makelar, Sumarto, 48, mengaku hanya bertugas mencarikan pelanggan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu dalam sebulan bisa mendatangkan 30 tamu. Dia mendapat komisi Rp20 ribu per pelanggan.

Beda lagi dengan keterangan salah satu makelar esek-esek di Wisma Jumpa Lagi. Ia mendapat keuntungan Rp25 ribu per orang. “Operasinya pukul 19.00 hingga 03.00 dini hari. Biasanya yang datang pelanggan lama,” katanya.

Seorang PSK bernama Raisa, 36, mengaku berasal dari Jawa Tengah. Ia baru seminggu bekerja di Moroseneng setelah keluar dari pabrik kayu. Ia mengaku sekali melayani pelanggan mendapat uang Rp80 ribu. “Sehari bisa satu sampai dua kali melayani tamu,” ujarnya. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...