Sedang Memompa Fasilitas, Innalillah… Pekerja Ditemukan Mengapung di Wahana Air

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAROS — Seorang pekerja wahana bermain air yang berada di kawasan Grand Town Batangase, Muh Quraish Hamjah (20) meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi lemas dan mengapung di area wahana, Jumat, 10 Januari 2020.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa warga Jalan Kebun Sayur Desa Jagong Kabupaten Pangkep ini sebelumnya tengah memompa fasilitas yang berada di wahana bermain air. Namun, tak lama kemudian ia ditemukan oleh rekan kerjanya dalam posisi tubuh terapung tegak lurus dengan kedua lengan tersangkut pada pelampung dan tidak sadarkan diri.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Mandai, Iptu Junardi, saat dikonfirmasi membenarkan hal ini.

Dia mengatakan, dari pengakuan rekan kerjanya, saat ditemukan kepala korban di atas dan badannya di dalam air karena mengenakan rompi pelampung.

“Jadi informasi sementara korban saat itu sedang memompa wahana air yang kempes. Selang beberapa lama sekitar pukul 09.30 Wita korban yang mengenakan rompi pelampung ditemukan mengapung dengan posisi kepala di atas dan kaki di bawah air,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, saat diangkat ke atas korban sudah dalam kondisi tak sadarkan diri. Namun sempat batuk sekali, sehingga korban dilarikan ke Rumah Sakit TNI AU dr Dody Sarjoto.

“Jadi korban ini ditemukan dalam kondisi lemas mengapung di kolam dan menurut saksi korban masih dalam keadaan hidup. Selanjutnya dilarikan ke rumah sakit, tapi pengakuan dokter saat tiba di Rumah Sakit korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sehingga kemungkinan korban meninggal saat di perjalanan,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Sebab, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Sedangkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya luka. Namun, keterangan sementara, korban diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru (TBC) dan sudah pernah diberikan kesempatan untuk istirahat oleh pihak manajemen tempat ia bekerja. Akan tetapi, ia menolak dan tetap beraktivitas,” jelasnya.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan juga mengamankan sejumlah barang yang digunakan oleh korban. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...