Diawali Pengeroyokan, Tiga Warga Kambuno Diparangi

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, BELOPA — Aparat Polres Luwu bergerak cepat menangkap pelaku pemarangan saat perang antara kampung di Desa Belopa, Kabupaten Luwu, Jumat malam, 10 Januari 2020. Polisi menangkap tiga pelaku dan satu orang dinyatakan daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, mengatakan, pihaknya telah menangkap pelaku pemarangan. ”Pelaku diketahui berjumlah empat orang. Hanya tiga diamankan. Satu lagi masih pengejaran,” kata Faisal.

Mereka yang ditangkap adalah Miswar alias Aswan umur 25 tahun asal Ulo-ulo, Miswarno alias Anno unur 24 tahun, Dedy umur 25 tahun. Sementara Ondong masih pengejaran aparat Polres Luwu. Dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pelaku memarangi tiga korban. Mereka yang jadi korban pemarangan adalah Rijal (18) asal Kambuno, Desa Belopa, Efendi (35), dan Syafaruddin (19).

Perang antar kampung ini berawal saat Miswar duduk bersama Firman. Tiba-tiba korban Rijal bersama 10 temannya datang ke rumah Firman. Rijal bertanya mana Anjung. Miswar menjawab dirinya tidak tau. Teman Rijal menyerukan pukuli saja. Akhirnya Miswar dikeroyok Rijal bersama 10 orang. Kemudian datang Miswarno membawa parang dan meminta pelaku pengoroyokan pulang.

“Rijal tidak mau pulang. Maka Miswarno memarangi Rijal. Saat itu datang Dedi dan Ondong memukuli Rijal yang sudah ditebas parang,” kata Faisal.

Selanjutnya, para pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Polisi mendapatkan informasi bahwa Miswarno dan Miswar berada di rumah neneknya di Ulo-ulo, Desa Belopa. ”Saya langsung memimpin anggota menangkap kedua pelaku,” paparnya.

Barang bukti yang diamankan adalah sebilah parang gagang berwarna coklat. (shd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...