HATTI Sulsel Rekomendasikan Pemetaan Titik Rawan Longsor

Ketua Umum Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) Cabang Sulsel, Tri Harianto (dua dari kanan) bersama jajaran pengurus dalam acara diskusi sekaligus peresmian kantor baru di ruko Citraland Celebes, Sabtu, 11 Januari. (Muhclis Abduh/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rawannya terjadi longsor dan banjir harus segera diantisipasi.

Ketua Umum Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) Cabang Sulsel, Tri Harianto menyatakan, perlu ada pengamatan lebih lanjut titik-titik rawan longsor baik di Kota Makassar ataupun Sulsel secara umum. Dan proses pemetaan tersebut membutuhkan kerjasama antar instansi.

“Perlu diinvetarisir dan kami siap jika ada ajakan kerjasama dalam membahas dan memetakan kondisi tanah di Sulsel ini,” imbuhnya, acara diskusi sekaligus peresmian kantor HATTI Cabang Sulsel di Ruko Citraland Celebes, Sabtu, 11 Januari 2020.

Tri menilai, dengan pemetaan yang komprehensif maka maka dapat membantu dalam mengantasipasi terjadinya bencana.

Selain itu menurutnya perlu dilakukan menurutnya dalam upaya menangani banjir maka langkah yang tepat yakni dengan membuat drainase yang menghubungkan jaringan antara rumah tangga hingga sampai pembuangan ke laut.

“Dengan drainase yang terintegrasi maka genangan air yang tinggi penyebab banjir itu bisa diminimalisir lebih besar,” imbuhnya. (abd)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...