DAK Mengendap, Saifullah Minta Bupati Evaluasi OPD Tak Becus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Ketua Komisi 1 DPRD Bone, Saifullah Latif meminta kepada Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi untuk tegas mengevaluasi Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang tidak becus.

Menurut Saifullah, ada Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 yang tidak terealisasi akibat kelalaian OPD seperti, Perindustrian, dan ini menjadi catatan buruk bagi pemerintah daerah. “DAK sangat susah didapat. Tahun 2019 DAK untuk Bone ada. Sayangnya, akibat kelalaian OPD tidak dikeluarkan di KAS negara. Kurang lebih Rp6 miliar,” katanya Minggu (12/1/2019).

Ketua PBB Bone itu menegaskan, yang paling harus dikritisi yakni Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang tidak memproses semua pengajuan lelang. “Ini kan tidak dilakukan proses lelang. Dan selalu mengeluh karena kekurangan anggota. Bukankah ASN sanggup ditempatkan di mana saja. Apalagi, semua OPD ada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), kenapa mesti harus milih-milih,” geram Saifullah.

“Pak Bupati harus tegas. Dinas yang tidak mampu merealisasi DAK itu harus dievaluasi. Kemudian, yang tidak kalah penting dievaluasi adalah ULP juga,” sambungnya tegas.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone, Najamuddin menegaskan, Pemkab akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tak terulang di tahun depan. “Apa yang sudah direncanakan harus dikerjakan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, anggaran yang tak terserap juga berpengaruh terhadap dana yang diberikan pemerintah pusat. “Karena adanya kegiatan fisik gagal lelang, maka dananya tidak lagi turun ke pusat. Salah satu dampak yang akan dirasakan, OPD akan mengalami pengurangan anggaran karena dianggap tidak mampu membelanjakan dana yang telah diberikan,” ungkapnya. (gun/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...