Dewan Ingatkan Pj Wali Kota, Penentuan Dirut Perusda Harus Berdasarkan Skoring

Mario David

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPRD Kota Makassar mengingatkan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb, bahwa penentuan posisi Direktur Utama (Dirut) di Perusda mengacu pada skoring tes.

Hal itu ditegaskan oleh anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David. Menurut dia, Pemkot jangan bermain-main untuk penempatan posisi Dirut.

Penegasan Mario tersebut menyusul setelah ia mendapat informasi bahwa Iqbal Suhaeb menyusun struktur direksi tidak mengacu hasil skoring.

“Kami di DPRD sekali lagi mengingatkan, Pemkot tetap mengacu hasil skoring,” tegasnya.

Ukuran penentuan direksi, kata dia, sangat jelas. Harus dari skoring. “Kami sudah tahu posisi direksi sudah ada tetapi ada dari luar yang menekan untuk mengubah hasil tersebut,” tegas legislator dua periode tersebut.

Diketahui, proses seleksi lelang jabatan untuk tiga perusahaan daerah (perusda) yakni PD Parkir Makassar Raya, PD Pasar Makassar Raya dan PD Terminal Makassar Metro telah berakhir.

Tim seleksi (timsel) yang diketuai Sekretaris Kota Makassar, M Ansar telah memilih tiga nama dari masing-masing perusda untuk diajukan ke Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Selanjutnya, menjadi hak preogratif Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb untuk menentukan posisi dari tiga peserta dari masing-masing perusda yang lolos seleksi sampai tahap akhir.

“Kita serahkan tiga nama untuk masing-masing perusda, nanti tinggal pak wali yang tentukan siapa yang jadi dirut, dirum dan dirops,” ucap Sekretaris Kota Makassar, Ansar.

Komentar

Loading...