Ali Chandra Penuhi Panggilan Klarfikasi di Bawaslu Mamuju, Diperiksa Selama 40 Menit

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAMUJU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju melanjutkan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN). Bawaslu memeriksa Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sulbar, Mohammad Ali Chandra di kantornya, Senin, 13 Januari.

Anggota Bawaslu Sulbar, Faisal Jumalang mengatakan figur bakal calon wakil bupati ini diperiksa untuk menelusuri ASN yang ikut mendaftar untuk bakal calon bupati. Hal ini diduga bertentangan dengan PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS

“Jam 10.10 beliau hadir. Beliau di klarifikasi kurang lebih 40 menit. Dan ternyata hari ini ulang tahunnya beliau. Kadonya katanya panggilan Bawaslu. Dan ternyata hari ini ulang tahunnya beliau. Kadonya katanya panggilan Bawaslu,” katanya, Senin, 13 Januari.

Sayangnya, sesuai etika kata Faisal, Bawaslu tidak diperkenankan memaparkan materi pemeriksaan. “Maafkan saya tidak bisa menceritakan isi klarifikasi seseorang. Untuk isi klarfikasinya minta langsungki ke Pak Chandra,” jelasnya.

Sementara itu Bawaslu juga bakal memeriksa Mantan Kadis Perdagangan Kabupaten Mamuju, Sutina Suhardi. Sama dengan Moh Ali Chandra, Sutina juga telah mendaftar di sejumlah partai sementara masih berstatus ASN. “Undangan awalnya kan hari ini (Senin, 13 Januari), tetapi beliau tidak hadir, maka akan kami undang lagi secepatnya,” kata Faisal.

Jika terbukti kedua figur itu melanggar etika ASN, maka Bawaslu mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bawalsu juga telah mengambil keterangan Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju, Suaib Kamba, Jumat, 10 Januari lalu. Suaib diperiksa soal status ASN Sutina meski telah mengundurkan diri sebagai ASN kepala dinas waktu lalu. (rul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...