Tangani Pak Ogah, Dishub Makassar Ingin Kolaborasi Provinsi


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar mulai serius menangani Pak Ogah. Mengerahkan personel untuk berjaga di setiap bukaan mulai dikaji.

Selama ini, pengatur jalan ilegal yang sering disebut Pak Ogah menjadi penguasa jalan. Mereka mengatur kendaraan yang memberinya tip di sejumlah bukaan. Kendaraan dari jalur prioritas disetop tanpa melihat dampak kemacetan yang ditimbulkan.

Pak Ogah menjadi momok yang selama ini sulit dihilangkan. Mereka menjadikan jalanan sebagai ladang meraup keuntungan. Tetapi, keberadaannya tak diterima masyarakat.

Pantauan FAJAR di sejumlah jalan protokol, Pak Ogah masih leluasa mengatur jalan di setiap putaran atau u-turn. Aktivitas itu dilakukan mulai pagi, bahkan menjelang tengah malam.

Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said menyadari Pak Ogah sangatlah meresahkan pengguna jalan. Apalagi, saat mengatur lalu lintas, Pak Ogah selalu mengutamakan pengendara yang akan berputar. Akhirnya menyebabkan kemacetan.

Makanya, kondisi ini menjadi salah satu atensi Dishub Makassar. Mario menyebut perlu ada kajian mendalam untuk mencari solusi tepat menangani maraknya Pak Ogah di jalan.

“Usulan dewan yang bilang personel dishub menggantikan peran Pak Ogah itu sebenarnya bagus juga. Cuma perlu dimatangkan segala sesuatunya. Pasti ada beberapa pertimbangan lain,” ujarnya, kemarin.

Dia meminta untuk penanganan Pak Ogah perlu kerja sama berbagai pihak. Sebab, kata dia, jika hanya berharap pada satu instansi, penanganan ini akan sulit dilakukan.

Komentar

Loading...