Alasan Ingin Menolong, Roknya Tersingkap, Pemuda Perkosa Nenek 92 Tahun hingga Tewas

0 Komentar

Reeaz Khan memperkosa Maria Fuertes hingga tewas. (Foto: NYPD)

FAJAR.CO.ID—Nafsu yang sudah di ubun-ubun membuat pemuda berusia 21 tahun bernama Reeaz Khan memperkosa nenek renta berusia 92 tahun, Maria Fuertes. Aksinya itu membuat sang nenek tewas.

Pemerkosaan brutal ini terjadi 9 Januari lalu di New York dan kemarin sudah mulai disidangkan. Reeaz Khan didakwa melakukan pemerkosaan dan pembunuhan pada Maria Fuertes. Di depan hakim, Khan mencoba mengklaim insiden yang terjadi adalah kecelakaan.

Saat ditangkap, Khan mengatakan kepada detektif bahwa dia berusaha menolong wanita tua yang ditemukan terbaring di tanah dekat Liberty Avenue dan 127th Street dengan pakaiannya yang tersingkap di atas pinggangnya.

Khan mengatakan kepada detektif, “Dia jatuh, ikat pinggangnya terlepas, celananya melorot.” Sementara menurut laporan New York Daily News, terdakwa kata jaksa menyatakan bahwa Khan mengangkat rok korban dan menyetubuhinya.

“Mengapa saya menyentuh seorang wanita berusia 92 tahun. Saya punya pacar dan berhubungan seks dengan wanita lain,” kata Khan kepada kepada New York Daily News dikutip dari Metro.

Para penyelidik mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan rekaman yang membuktikan Khan melakukan kejahatan itu. Mereka mengatakan, pada malam kejadian, Khan mendekati Fuertes dari belakang dan menyerangnya ketika nenek itu membeli makanan kucing.

Berkas pengadilan mengungkap bahwa akibat ulah Khan, sang nenek dilaporkan menderita patah tulang belakang, patah tulang rusuk, memar di dada dan lehernya, serta cedera lainnya. Dia ditemukan warga dan dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia di sana. Khan ditahan tanpa jaminan dan dijadwalkan tampil di pengadilan pada hari Rabu besok.

Saudara laki-laki Khan dilaporkan memanggil polisi setelah rekaman orang yang dicari dalam kematian Fuertes dirilis.  Penyelidik kemudian melacak Khan ke rumahnya sekitar setengah mil jauhnya dari lokasi serangan.

Ayah Khan menyebut putranya melakukan kejahatan keji. “Kamu membuat anak-anakmu, tetapi kamu tidak membuat pikiran mereka. Kami sangat menyesal atas apa yang terjadi. Simpati kami ditujukan kepada keluarga perempuan itu,” ujarnya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...