Dewan Minta Wilayah Kerja Penyaluran Pupuk Diatur Ulang

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pembagian wilayah kerja distributor pupuk di Kabupaten Wajo tidak merata. Pemkab Wajo menyebutkan, pembagiannya didasari kondisi keuangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajo, Muhammad Ashar. Ia mengaku, ada distributor pupuk, memiliki wilayah kerja lebih dari satu kecamatan. Bahkan hingga empat wilayah.

“Kita ada enam distributor sekarang menyalurkan pupuk ke pengecer. Ada yang wilayah satu sampai empat kecamatan,” ujarnya, Sabtu, 11 Januari.

Keenam distributor pupuk tersebut, PT Kantita Optima Lestari wilayah kerja di Kecamatan Belawa, PT Mega Eltra di Bola, Majauleng, Maniangpajo, dan Tanasitolo, PT Rizky Astri As-Salam di Pammana, Pitumpanua dan Sabbangparu, PT Raja Putra Sulawesi di Penrang, Sajoangin, dan Tempe, CV Mulia di Keera dan Takkalalla, terakhir CV Anugrah Jaya Grup di Gilireng.

Tidak meratanya pembagian wilayah kerja tersebut, kata Ashar, itu merupakan kewenangan PT Pupuk Kaltim dan PT Petro Kimia Gresik sebagai pihak produsen.

“Kita tidak pernah ada campur tangan sedikit pun dalam penentuan wilayah kerja.Kami OPD hanya menyiapkan kouta dan mengawasi pendistribusianya,” jelasnya.

Akan tetapi, kata Ashar, jumlah wilayah kerja tersebut bisa saja diubah atau dikurangi. Ketika ada pihak distributor cacat dalam penyalurannya ke pengencer.

“Kalau nanti ada ditemukan malas, pihak produsen bisa saja mengurangi wilayah kerja itu,” imbuhnya.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Wajo Asri Jaya A.Latief menilai, tidak meratanya wilayah kerja itu, bisa membuat penyaluran pupuk ke petani terlambat.

“Misalnya wilayahnya empat dan berjauhan. Mereka harus bolak-balik, ke Maniangpajo baru ke Majauleng,” kritiknya.

Alangkah baiknya, lanjut Asri, pemetaan wilayah kerja itu, berdasarkan arus jalan sehingga saat pendistribusian langsung menyusuri wilayah kerjanya.

“Makanya kita minta supaya di atur ulang wilayahnya,” tutupnya. (man/adv)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...