Perintah Kapolres Bone: Tertibkan Tambang Ilegal Sepanjang DAS Walanae

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Kapolres Bone, AKBP I Made Ary Pradana menunjukkan ketegasannya di seluruh hadapan pejabat di Bone. Tambang ilegal sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Walanae ditertibkan.

Hal itu disampaikannya pada rapat koordinasi Forkopimda di Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (14/1/2020). Hadir Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, Ketua Pengadilan Negeri Bone, Kepala BPBD Dray Vibrianto. Dari Yon C Pelopor, dan BNNK Bone.

Menurut perwira berpangkat dua melati itu, berkaitan dengan tambang untuk sepanjang DAS Walanae itu sudah dilakukan peninjauan langsung. “Tambang saya konsennya adalah akan melakukan penertiban,” katanya.

Dari pantauan FAJAR di Bone Utara kemarin, memang ada puluhan tambang ilegal sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Walanae atau di Bone Utara. Pelaku tambang semua terang-terangan melakukan aktivitas pertambangan. Meski ada yang mengantongi izin, ada beberapa juga yang tidak.

Untuk itu mantan Kapolres Mamuju Utara itu menegaskan untuk menyikapi persoalan tambang ini dengan bijak, unsur-unsur yang berkaitan harus diselesaikan baru turun bersama-sama. “Yang pasti sepanjang Sungai Walanae tambang dihentikan. Kapolsek sudah saya sampaikan saat itu. Tertibkan,” tegasnya.

“Untuk sementara ini dihentikan dulu. Saya titip sama Kapolsek Cenrana. Saya tidak mau masyarakat saya kena banjir,” sambungnya. (gun/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...