Gedung SMAN 1 Sering Bergoyang, Kepala Sekolah Bilang Ini

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Angin kencang seiring musim hujan kian membuat guru dan siswa SMA 1 Makassar resah. Mereka khawatir gedung yang telah dikosongkan itu ambruk.

Memang, tak ada lagi yang berani mendekat ke gedung sekolah berkonstruksi tiga lantai itu. Gedung telah dikosongkan sejak dinyatakan sudah tak layak pakai dan sering bergoyang.

Semua pintu kelas sudah tertutup rapat, lengkap dengan imbauan berbahaya dalam bentuk spanduk di dinding gedung.

Kepala SMAN 1 Makassar, Arifin Tamma mengatakan, informasi pembongkaran gedung utama itu belum disampaikan pihak Pemprov Sulsel ke sekolah. Kata Arifin, masih sebatas peninjauan saja.

“Padahal kita sebenarnya sudah khawatir. Apalagi ini musim hujan ditambah angin cukup kencang,” ungkapnya kepada FAJAR, Selasa, 14 Januari.

Pekan lalu, sudah ada beberapa petugas yang datang mengukur beberapa bagian gedung. Namun untuk informasi pembongkaran gedung belum bisa dipastikan.

“Belum ada kata pasti kapan gedung utama kita dibongkar. Orang yang datang hanya mengukur-mengukur saja,” bebernya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad menambahkan, renovasi gedung SMAN 1 Makassar sudah masuk prioritas lelang. Pihaknya menargetkan pengerjaan fisik sudah bisa berjalan di triwulan I tahun ini.

“Anggarannya sekitar Rp14 miliar. Konstruksi fisik sekitar Rp13,3 miliar sementara sisanya untuk perencanaan dan pengawasan,” bebernya.

Kata Setiawan, pembongkaran gedung ada mekanismenya. Mesti dilakukan taksasi oleh bagian aset. Kemudian dilelang sebelum pembongkaran.

“Harus dinilai dahulu sebelum dibongkar. Itu tugasnya Bagian Aset sebelum dilelang. Kita akan komunikasikan,” tandasnya. (fik-ism/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...