Kaki Bandar Narkoba itu Tembus Peluru Tajam

0 Komentar

Kaki Bandar Narkoba itu Tembus Peluru Tajam

FAJAR.CO.ID, MALILI--Aparat Polers Luwu Timur menembak bandar sabu bernama Ramlan alias Ayah di Desa Pepuro, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Jumat malam 10 Januari 2020 lalu.

Penembakan ini terhadap tersangka bandar sabu ini setelah berhasil meloloskan tiga ball sabu ke Luwu Timur.
Ramlan adalah warha Balo-Balo, (38 tahun). Bandar sabu ini diancam hukuman mati.

Kasat Narkoba Polres Lutim, IPTU Hery mengatakan para pelaku kini dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009. ”Dimana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup hingga hukuman mati,” kata Hery.

Kasus ini berawal dari lappran warga bahwa ada narkoba masuk Luwu Tomur sebanyak tuga ball. ”Kita dapat informasi ada penyalahgunaan sabu di Wotu, ”paparnya.
Kemudian, dirinya memimpin operasi dengan melakukan lidik dan dari hasil penyelidikan tersebut sekira jam 23.30 wita berhasil mengamankan Ramlan dengan barang bukti.
Batang bukti berupa satu kotak warna hitam, satu kotak warna biru, tujuh shacet berukuran sedang yang berisikan shabu berat bruto 14,21 gram ditimbang dengan shacetnya. Kemudian, ditemukan lagi dua shacet ukuran kecil berat bruto 0,68 gram ditimbang dengan shacetnya jadi jumlah Totalnya seberat 14. 87 gram.

Dua ball shacet kosong, tiga batang pireks kaca yang masih terdapat endapan shabu, satu buah alat hisap (bong), satu buah korek api gas yang masih terpasang dengan sumbu, satu buah korek api gas warna kuning, satu buah hp samsung warna hitam dengan sim card 085*.

Dengan adanya barang bukti yang ditemukan ini, kemudian dilakukan introgasi utk melakukan pengembangan dan mengarahkan personil menuju ke rumah bandar an. XXXX setelah turun dari mobil tiba tiba pelaku melarikan diri sehingga anggota opsnal mengejar dan memerintahkan untuk berhenti namun pelaku tidak mengindahkan sehingga personil memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali.

Namun tetap tidak dihiraukan sehingga personil opsnal memberikan tindakan tegas dan terukur dan mengenai betis sebelah kiri kemudian pelaku langsung diberikan pertolongan pertama dengan membawa ke puskesmas. (shd/aci)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...