LPSK Ikut Dalami Kasus Kematian Sugianto

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR— Kasus dugaan penganiayaan atas kematian terduga kasus pencurian Sugianto terus mendapat perhatian pelbagai pihak. Salah satunya datang dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia.

Terpantau ada tiga orang LPSK yang mendatangi LBH Makassar untuk ikut melakukan investigasi. Mereka berupaya mengumpulkan data pendukung atas dugaan penganiayan yang dilakukan terhadap Sugianto.

Wakil Ketua LPSK RI, Edwin Partogi Pasaribu membenarkan adanya timnya yang datang ke Makassar untuk melakukan investigasi dan penelaan atas permohonan perlindungan dalam kasus Sugianto. Hasil investigasi tersebut nantinya akan menjadi rujukan pimpinan LPSK untuk memutuskan menerima atau mnolak permohonan perlindungan yang diajukan

“Ini kasusnya bisa tujuh hari setelah investigasi baru hasilnya diketahui,” kata Edwin, Rabu 15 Januari.

Pengacara Publik LBH Makassar, Edy Kurniawan menuturkan kasus dugaan penganiayan yang mengakibatkan kematian Sugiato sementara sudah ada progres. Sisa gelar perkara dan akan dilakukan. Apakah bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan atau tidak.

“Kami sudah menyurati penyidik Polda untuk gelar perkara bersama dan meminta melibatkan keluarga korban dan pengacaranya. Mengapa kita minta terlibat karena pertimbangannya karena kasus ini sudah jadi perhatian publik dan selama ini penyelidikan selalu ada pihak yang mempengaruhi keluarga korban,” ucapnya.

Lebih lanjut kata Edy pertimbangan selanjutnya ditakutkan ada main subjektifitas ditingkatan penyidik. Karena LBH melihat banyak sekali orang yang melobi-lobi kasus ini. Sehingga ini yang ditakutkan, agar prinsip transparansi dan akuntabilitas terpenuhi maka baiknya melibatkan keluarga dan pengacara korban dalam gelar perkara.

“Saat ini pihak LPSK sementara melanjutkan memeriksa saksi yang bernama Aan dikediamannya,” ucapnya. (wis-edo)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...