Mau Jadi Direksi Perusda, Mau Juga Jabatan Partai


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketaatan calon direksi perusda berlatar politikus dipertanyakan. Belum semua menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan partai.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberi ultimatum kepada para calon direksi perusahaan daerah berlatar belakang politisi. Paling lambat Jumat, 17 Januari, surat pengunduran diri itu harus disetor.

Dia menegaskan, tak ingin susunan direksi perusda bersoal. Terutama oleh calon direksi yang masih berafiliasi langsung dengan partai politiknya.

“Itu dia salah satunya. Kalau semua sudah setor surat pengunduran diri, mungkin kita bisa langsung umumkan susunan direksinya,” ujarnya, Rabu, 15 januari.

Dia berharap tenggat waktu itu bisa disanggupi oleh para politikus. “Tidak etis kalau masih menjabat baru dikeluarkan SK-nya. Secara moral dan aturan, itu tidak dibenarkan,” terangnya.

Jika lewat dari waktu yang telah ditetapkan, Iqbal belum berani bicara sanksi. Apakah dianulir atau diberi kelonggaran.

“Kita yakin calon direksi bisa sanggupi. Apalagi kan sejak awal dari proses pendaftaran berlangsung komitmen itu sudah kita minta dari awal,” katanya.

Calon direksi tiga perusda, masing-masing PD Pasar Makassar Raya, PD Terminal Makassar Metro, dan PD Parkir Makassar Raya telah terpilih. Tinggal mengesahkan susunan direksi. Calon berlatar belakang politikus mendominasi.

Salah satu calon direksi PD Terminal terpilih, Arsony mengatakan, sejak awal mendaftarkan diri di lelang jabatan direksi perusda, surat pernyataan mengundurkan dirinya sudah dimasukkan ke partai.

Komentar

Loading...