Program Bayi Tabung, Ini 3 Tips agar Berhasil

FAJAR.CO.ID-- Memiliki keturunan merupakan salah satu hal yang didambakan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Akan tetapi tak semua pasangan menikah beruntung langsung diberikan keturunan. Karena itu, beberapa orang mencoba jalan medis seperti program hamil hingga bayi tabung.

Untuk beberapa kasus infertilitas sulit, teknologi bayi tabung (in-vitro fertilization/ IVF) dikenal sebagai salah satu upaya program kehamilan yang membantu pasangan mendapatkan keturunan. Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) lewat kampanye ‘Harapan Dua Garis’ mengajak pasutri yang masih berharap momongan untuk tetap optimis.

“Para pasangan pasti punya harapan untuk mewujudkan impian mereka menjadi orang tua. Salah satunya lewat akses perawatan IVF (bayi tabung) yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala gangguan kesuburan (infertilitas),” kata Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council, Nik Yazmin Nik Azman, kepada wartawan, Kamis (16/1).

Sunfert International Fertility Centre dr. Eeson Shintamoney menjelaskan, faktor keberhasilan atau kegagalan IVF bayi tabung tentu ditentukan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah jumlah serta kualitas embrio.

“Kami tim medis harus memilih embrio yang kualitasnya baik. Misalnya pun ada 6 embrio di depan kami semua nampak sama. Tetap ada yang enggak bagus atau kurang bagus. Kalau dimasukkan 2, 3, 4 embrio jika ingin lebih cepat juga boleh,” jelasnya.

Lalu mengapa program bayi tabung bisa gagal? Sebab peluang embrio berhasil adalah sepertiga. Sehingga dokter harus mencari embrio yang terbaik.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...