Erick Thohir dan Dirut Asabri Jamin Uang Nasabah Aman dan Tidak Dikorupsi


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kekhawatiran kasus gagal bayar pada PT Asuransi Jiwasraya menular ke PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) berusaha diredam. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan kondisi keuangan perusahaan tersebut stabil.

Kemarin, Erick menyambangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) untuk melaporkan kondisi terkini ASABRI kepada Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD.

Sejauh ini, kata Erick, kondisi keuangan perusahaan tersebut stabil. Namun, perlu waktu untuk memastikan ada tidaknya penyelewengan terkait angka penurunan aset yang diduga akibat kesalahan investasi. ”Biarkan itu berjalan sesuai dengan aturannya dan tentu domain hukum, bukan di Kementerian BUMN,” ujar Erick.

Yang pasti, Erick menegaskan bahwa prajurit TNI, anggota Polri, PNS di kepolisian, TNI, maupun Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tidak perlu risau. Sebab, negara menjamin uang yang selama ini mereka setor ke ASABRI ada. ”Dalam status yang baik dan aman,” katanya.

Bos Mahaka Group itu enggan terlalu jauh berbicara terkait dengan potensi persoalan hukum yang membelit ASABRI. Berulang-ulang Erick menyebutkan bahwa proses hukum dilakukan pihak-pihak yang memiliki kewenangan. Demikian pula dengan dugaan kerugian negara yang sempat disebut mencapai Rp10 triliun. ”Mengenai kerugian negara kan bukan di kami (BUMN, Red). Pasti ada BPK, OJK. Tentu proses itu harus dijalani,” imbuhnya.

Komentar

Loading...