Ini Tips Bahagia Buat Para Lansia di Tahun 2020


FAJAR.CO.ID — Di balik sukacita perayaan tahun baru, seringkali momen pergantian tahun membawa kecemasan tersendiri bagi beberapa kalangan, khususnya lansia, yang kerap disebut sebagai “depresi lansia”.

Coba kita lihat beberapa fakta dari  World Health Organization (WHO):

  • Antara tahun 2015 dan 2050, proporsi populasi dunia yang berusia lebih dari 60 tahun nyaris berlipat ganda dari angka 12% menjadi 22%.
  • Pada tahun 2020, jumlah penduduk berusia di atas 60 tahun akan melebihi jumlah balita.
  • Pada 2050, 80% manula akan hidup di negara-negara yang berpendapatan rendah dan menengah.
  • Laju penuaan populasi jauh lebih cepat daripada sebelumnya.
  • Semua negara menghadapi tantangan utama untuk memastikan bahwa jaminan kesehatan dan sosial mereka telah siap menghadapi perubahan demografis ini.
  • Kesehatan mental dan kesejahteraan di usia tua sama pentingnya dengan di usia berapapun.
  • Kelainan mental dan saraf di kalangan lansia berjumlah 6.6% dari total penyandang disabilitas di kelompok usia ini.
  • Sekitar 15% lansia berusia di atas 60 tahun menderita gangguan mental.

Kebahagiaan membawa banyak hal positif dalam hidup. Tetapi dengan adanya peningkatan tren jumlah lansia yang merasa kesepian dan depresi, mencapai kebahagiaan tampaknya dua kali lebih sulit ketimbang pada masa mudanya. Ada banyak hal yang memengaruhi munculnya depresi pada lansia, misalnya penurunan fungsi fisik, situasi kesendirian, kepergian anggota keluarga dan teman-teman karena menjalani hidup masing-masing atau karena kematian, mengurus pasangan yang sakit kronis, dan lain sebagainya. Itulah mengapa momen tahun baru kadang membawa memori kelam tersendiri.

Nah, apakah Anda atau orang tua Anda juga terjebak dalam dilema ini? Jika ada yang merasa menderita depresi klinis, sebaiknya segeralah mencari bantuan medis. Ada banyak rencana perawatan dan layanan terapi untuk meningkatkan kualitas hidup. Namun, jika mulai muncul gejala “depresi lansia”, simak tips di bawah ini. Kami sudah menyiapkan daftar hal-hal yang bisa membantu untuk memicu endorfin dan meningkatkan kebahagiaan. Tidak hanya lansia, tips berikut juga bermanfaat untuk semua kalangan usia :

  1. Berolahraga secara rutin. Sudah banyak dikemukakan bahwa olahraga fisik juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Selain menjaga kebugaran di masa tua, olahraga juga meningkatkan kadar endorfin dan memberi perasaan positif sepanjang hari.  
  2. Mendamaikan pikiran. Stres dan kecemasan merupakan penyebab umum yang membunuh kebahagiaan. Namun berita baiknya adalah, ada banyak cara untuk mencegah dan memulihkan diri dari halangan menuju kebahagiaan tersebut. Meditasi dapat menenangkan kekacauan dalam diri dan memberi kedamaian pikiran. Setiap sesi meditasi akan membuat Anda merasa “baru” kembali. Pastikan untuk mempraktekkannya setiap hari agar efeknya terasa lebih baik.   
  3. Bersosialisasi. Memasuki sebuah komunitas rasanya hanya seperti pekerjaan harian ketika Anda tidak sedang dalam mood yang baik. Tetapi jika Anda terbiasa menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, mengunjungi acara-acara bisa membuat Anda merasa lebih baik – dan Anda pun akan senang melakukannya. Jadi, aturlah pertemuan dengan teman atau kunjungilah kedai makanan favorit Anda.
  4. Berbelanja online. Meskipun lutut Anda sudah makin melemah, Anda masih tetap dapat berbelanja secara online. Dari berbelanja barang kebutuhan sehari-harihingga belanja produk segar, Anda bisa melakukannya secara online. Tidak ada batasan apapun asalkan memiliki gadget dan koneksi internet yang stabil di rumah. Semua yang Anda pesan secara online akan dikirim langsung ke pintu rumah Anda. Sangat mudah, nyaman dan murah! Anda bisa meminta bantuan pada anak atau cucu untuk melakukannya. Dengan demikian, Anda sekaligus bisa berinteraksi dengan mereka.
  5. Menulis buku harian. Selalu ada hal yang patut disyukuri, sekalipun pada masa-masa sulit. Terkadang, Anda hanya perlu pengingat visual untuk dapat mengingat manisnya hidup. Tulislah segala hal yang Anda syukuri setiap hari dalam buku harian. Ini menjadi hal yang sama sederhananya dengan menerima telepon dari seorang teman atau menonton film favorit. Bacalah buku harian tersebut setiap kali Anda merasa sedih. Anda akan tersenyum dibuatnya.
  6. Hindari pengaruh negatif. Dengan melakukan refleksi, Anda dapat menemukan hal-hal yang menghancurkan kedamaian Anda. Misalnya, teman Anda bisa saja memiliki pandangan yang menjengkelkan. Jika masih memungkinkan untuk menghindari hal-hal negatif seperti ini, cobalah membuat batasan dan ambillah kendali atas ruang dan waktu.
  7. Makan makanan sehat. Makanan yang paling terjaga kualitasnya memang buatan sendiri. Namun jika memasak sendiri dirasa terlalu merepotkan, Anda bisa memanfaatkan jasa pesan antar makanan online yang menawarkan banyak kemudahan dan bahkan fasilitas diskon, salah satunya adalah kode promo grabfood. Jangan lupa, pilihlah restoran yang menyajikan makanan sehat dengan kemasan yang ramah lingkungan. Ajaklah anak atau cucu untuk memesan makanan bersama agar suasana lebih menyenangkan.
  8. Berpikir positif. Otak adalah elemen yang sangat kuat. Anda dapat melewati hari seburuk apapun dengan berpikir secara positif. Latihlah pikiran Anda untuk melihat sisi baik dari segala sesuatu dan lihatlah bagaimana hal tersebut mengubah pendekatan Anda terhadap hal-hal keliru yang terjadi sehari-hari. Dengan sedikit latihan, Anda akan segera memiliki mata yang terampil melihat setiap sisi positif kehidupan.

Jadi, dukung terus orang-orang tercinta Anda agar selalu bahagia di hari-hari tuanya. Bagilah tips-tips ini kepada mereka, dan jangan lupa tambahkan tips bahagia dari Anda sendiri. Selamat tahun baru, bahagialah selalu!  (adv)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...