Mengaku Nabi dan Rasul Terakhir, Orang Ini Mendekam di Sel Polres Tator


FAJAR.CO.ID, MAKALE — Paruru dg Tau akhirnya ditahan di sel tahanan Polres Tator sejak 15 Januari lalu. Pria yang mengaku nabi ini sempat menjalankan ajarannya di Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatam Mengkendek beberapa waktu lalu.

Paruru jadi tersangka setelah mengajarkan hal-hal yang menyimpang serta dinilai menistakan agama. Ketua lembaga amanah adat dan Pancasila mengaku sebagai nabi terakhir, serta rasul dengan ajaran islamnya yang menyimpang dari yang sesungguhnya.

Ia dijerat dengan pelanggaran KUHP pasal 156a tentang penistaan agama dengan ancaman penjara palung lama 5 tahun

Ia mengajarkan salat, puasa, dan kewajiban Islam yang lain sebagai hal yang tidak wajib dan dirinya sebagai nabi terakhir.

“Ia kita sudah tahan dengan status tersangka, yang bersangkutan kita jerat pasal penistaan agama,” jelas AKP Jon Pairunan, Kasat Reskrim Polres Tator, Jumat, 17 Januari .

Kasus ini ditangani Polres Tator sejak Oktober 2019 setelah MUI Tator melaporkan yang bersangkutan karena mengajarkan aliran sesat di Tator. (fkt/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...