Pria Jepang Kato Toshio Cabuli Bocah di PAUD, Ini Modusnya

Terdakwa WN Jepang Toshio Kato bersiap menjalani sidang perdana pencabulan di PN Denpasar kemarin (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Terdakwa Kato Toshio, 58, pantas diseret dan diadili di meja hiaju. Bagaimana tidak, pria asal Jepang itu diduga melakukan pencabulan terhadap lima anak-anak yang usianya baru 3,5 tahun.

Di PN Denpasar kemarin (16/1), anak-anak korban yang masih duduk di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) itu pun dengan polosnya membeber perbuatan jahanam Kato.

Sidang yang tertutup untuk publik itu memang tidak bisa diliput media. Namun, melalui penerjemah yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) kelima bocah yang masih polos itu bercerita di muka majelis hakim yang diketuai IGN Putra Atmaja.

Menurut JPU Assri Susantina dan Evy, keterangan anak-anak korban tidak jauh beda dengan apa yang tertuang dalam dakwaan.

Dijelaskan JPU, pada Februari 2018 terdakwa menjadi sukarelawan di salah satu PAUD yang ada di kawasan Renon, Denpasar.

Tugas terdakwa membantu bersih-bersih, seperti menyiram tanaman, potong rumput, memotong kayu, memasak, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan mengecat pintu gerbang.

“Terdakwa selama menjadi sukarelawan di PAUD bertempat tinggal di salah satu kamar yang ada di PAUD,” jelas JPU Assri.

Antara Januari – April 2019, pada saat jam tidur siang dan anak anak PAUD yang lain tidur siang, lebih dari lima kali terdakwa mengajak anak korban LS, MH, AG, KS, dan UT, masuk ke dalam kamar terdakwa.

Komentar

Loading...