Bersiap Mutasi Besar-besaran, Pemprov Sulsel Lelang Sembilan Jabatan

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengisian jabatan beberapa kepala OPD segera dilakukan dengan sistem seleksi terbuka. Sembilan jabatan eselon II yang akan dilelang.

Saat ini, masih ada 12 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berstatus pelaksana tugas (plt). Di antaranya Kadisdik, Kadiskes, Kadishut, Kadiskominfo, Kabappelitbangda. Kemudian BPKAD, Badan Kesbangpol, Biro Umum, Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Juga Biro Organisasi dan Sekretaris DPRD Sulsel dan Kepala Badan Penghubung Daerah.

Sementara sejumlah posisi dikabarkan akan didefinitifkan. Seperti Plt Biro Umum yang sekarang dijabat Idham Kadir. Kemudian Plt Badan Keuangan yang dijabat Junaedi B. Plt Sekwan, M Jabir juga santer akan didefinitifkan. Artinya, sisa 9 jabatan yang akan dilelang.

Beredar informasi, sejumlah nama-nama orang dekat Gubernur yang akan mengisi jabatan kosong. Ketua TGUPP, Prof Yusran Yusuf dikabarkan akan menjadi Kepala Bappelitbangda. Kemudian anggota TGUPP lain, Jayadi Nas diisukan menjabat Kadisdik.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, pengisian jabatan eselon II dibuka umum. Pihaknya menjamin tetap akan dilakukan dengan seleksi terbuka.

“Akan dilelang. Ada 9 (jabatan) itu. Sementara diproses itu nanti lewat fit and proper test,” ungkapnya, Jumat, 17 Januari 2020.

Nurdin menambahkan pengisian tahap awal memang dikhususkan untuk eselon II hasil perubahan nomenklatur. Semua pejabat tidak ada yang dinonjobkan. Sementara untuk pejabat setingkat di bawahnya sementara berproses.

“Untuk eselon III dan IV lagi diproses. Segera dalam waktu dekat juga segera dilantik,” tukasnya.

Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani menambahkan, untuk rencana open bidding, administrasinya sementara dirampungkan. Tentu, mekanismenya mesti ada izin dari instansi terkait seperti KASN. “Lagi kita proses. Secepatnya kan harus diisi yang kosong,” jelasnya.

Sebelumnya, Asisten KASN Bidang Monitoring dan Evaluasi, Kusen Kusnadi saat dikonfirmasi FAJAR mengaku belum ada permohonan usulan lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) Sulsel. Meskipun sebelumnya Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani menyebut lelang jabatan sementara dibentuk tim panselnya.

“Sejak Juli, kami di monev KASN, belum ada sama sekali pengajuan seleksi terbuka JPT Provinsi Sulsel,” ungkapnya

Kata Kusen, lelang jabatan mesti mendapat izin KASN. Tidak boleh melakukan lelang jabatan sebelum ada izin atau rekomendasi KASN.

Pemprov Sulsel sebelumnya pernah menggelar lelang terbuka pada Juni tahun lalu. (fik/rif)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...