Garuda di Lautku, Persembahan Emas dari Musisi Makassar

0 Komentar

Para musisi yang menyukseskan launching "Garuda di Lautku"

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tak hanya dikenal piawai memainkan nada-nada dan menciptakan lagu lewat gitarnya, beberapa gitaris di Makasaar yang tergabung dalam “Musisi Makassar”, juga memiliki jiwa nasionalisme, dan rasa cinta yang tinggi untuk negara.

Hal ini dibuktikan dengan penampilan mereka bermain alat musik serentak mengiringi lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan vokalis dalam grand launching “Garuda di Lautku”. Jumat malam, 17 Januari 2020.

Salah seorang Musisi dan Basist perempuan, Yulimandasari mengatakan untuk total ada 118 orang musisi yang dibagi dalam formasi 40 basist, 40 gitaris, 10 drummer, 10 keyboaris dan 18 vokalis.

Sebelum tampil, kata Yuli, para musisi latihan sejak Desember. Mengapa formasinya burung garuda? Pasalnya burung garuda melambangkan kebhinekaan.

Musisi ini juga dibuat menjadi bhineka karena tak hanya satu jenis alat musik tetapi beragam yang membuat kolaborasi. Tak hanya dikenal bisa menghibur dunia entertain tetapi juga ingin membuktikan bahwa peduli dan memiliki jiwa nasionalisme.

“Kami juga akan ikut memeriahkan penanaman terumbu karang kebangsaan Maret mendatang,” tuturnya.

Asissten Operasional Danlantamal VI selaku Koordinator Panitia Garuda Dilautku, Kolonel laut (P) Ardi Sunaryo menyampaikan, musisi patut diapresiasi karena mereka memiliki nasionalisme yang tinggi dan tak sekadar julukan sebagai musisi.

“Inilah musisi sebenarnya yang jiwanya mencintai tanah air,” puji Ardi Sunaryo. (wis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...