Mourinho Serang Conte, Marah Pemainnya Dikomentari

Jose Mourinho/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengecam pelatih Inter Milan, Antonio Conte terkait Christian Eriksen. Mourinho menganggap Conte sudah keluar dari jalur dengan mendiskusikan situasi pemainnya.

Conte kemarin berbicara tentang kemungkinan penandatanganan gelandang Spurs itu pada Januari ini. Laporan di Italia menunjukkan agen pemain berusia 27 tahun itu berada di Milan untuk membicarakan proses transfer kliennya.

Pada Jumat malam waktu setempat, setelah menyelesaikan transfer Ashley Young dari Manchester United dengan kontrak enam bulan, Conte lalu menyinggung soal Eriksen yang akan berakhir kontraknya di Spurs musim panas mendatang. “Eriksen? Kita harus pergi ke orang-orang yang sudah memiliki karier, yang berada di akhir kontrak mereka,” kata Conte dikutip oleh RTE Sport.

Tetapi Mourinho mengkonfirmasi pada hari Jumat waktu Inggris bahwa klub Serie A itu belum melakukan penawaran resmi.  Ia lantas menyindir Conte dengan mengatakan bahwa pelatih mestinya tidak berbicara tentang pemain yang belum di klub mereka.

“Aku pikir Antonio telah mengatakannya di depan umum. Saya pikir kita pelatih, kita semua harus berperilaku dengan cara yang sama dalam kaitannya dengan transfer. Kupikir kita harus selalu tertutup, sampai sesuatu benar-benar terjadi,” serang Mourinho.

Mourinho menegaskan, dirinya tidak pernah membicarakan pemain klub lain. Termasuk baru-baru ini ketika ia dilaporkan tengah mengincar tiga pemain. “Jadi ketika Anda bertanya kepada saya tentang pemain A, B atau C, seperti ketika saya ditanya tentang tiga pemain, bagaimana saya bisa berbicara tentang tiga pemain yang bukan pemain saya?” sindirnya.

“Saya pikir kita harus selalu protektif. Ketika saya melihat orang berbicara tentang Eriksen ….  Saya pikir kita tidak boleh berbicara tentang pemain dari klub lain sampai mereka menjadi pemain kita. Saya pikir kita tidak boleh berbicara tentang pemain dari klub lain,” lanjutnya.

Bagi Mourinho, tidak membicarakan pemain klub lain adalah cara terbaik melindunginya. “Kamu melindungi semua orang, kamu melindungi klub, kamu melindungi pemain, kamu melindungi segalanya,” ujarnya.

Mantan pelatih Inter itu pun mengaku kasihan pada Eriksen yang sejak musim panas terus diganggu isu transfer. Menurut Mourinho, situasi itu sama sekali tidak gampang bagi pemain. Khususnya karena mereka tidak mengetahui tentang masa depannya.

“Saya menempatkan diri pada posisi pemain dan saya pikir dia membutuhkan 31 Januari untuk memastikan bahwa dia akan tinggal sampai akhir musim, atau sebelum 31 Januari untuk mengetahui bahwa dia adalah pergi. Jika dia ada di sini pada tanggal 31 Januari, dia akan tahu bahwa dia akan berada di sini pada tanggal 1 Februari, dia akan tahu bahwa dia akan berkomitmen dengan klub, dengan para penggemar, dengan semua orang hingga akhir musim,” katanya.

Mungkin serangan Mourinho pada Conte sedikit mengejutkan mengingat dia sangat mencintai Inter. Sebelumnya, Mourinho melatih Inter dan meraih sukses besar di musim 2009-10 ketika klub Serie A Italia itu memenangi treble winner. Namun, Mourinho menegaskan bahwa apa yang ia lakukan sama sekali tidak akan mengurangi cintanya pada klub.

“Itu bukan Inter saya. Inter saya adalah (mantan presiden Massimo) Moratti Inter. Saya tidak memiliki koneksi dengan orang-orang sekarang jadi saya pikir itu tidak ada hubungannya dengan itu, tidak ada yang bisa mengubah perasaan saya pada Inter,” tegas Mourinho.

Mourinho dan Conte sendiri memiliki sejarah panjang dalam urusan saling serang di media. Saat masih sama-sama di Inggris, mereka berkali-kali terlibat perang mulut. Dan sepertinya Mourinho sudah memulai perang baru lagi. (amr)

loading...

Komentar

Loading...