Bongkar Arsip Puluhan Tahun, Peserta Baitul Arqam Penulis Muhammadiyah Temukan Jejak Sejarah

0 Komentar

FOTO: SAKINAH/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Arsip puluhan tahun diteliti puluhan penulis muhammadiyah yang mengikuti pelatihan baitul arqam penulis muhammadiyah, yang berlangsung di Hotel Sultan Alauddin, Sabtu-Minggu (18-19/1/2020).

Fasilitator Baitul Arqam, Supratman, menjelaskan, pentingnya arsip puluhan tahun dibuka ini untuk mengetahui jejak sejarah Muhammadiyah periode-periode sebelumnya.

“Arsip-arsip ini kita hadirkan untuk menguatkan data penelitian sejarah. Itu agar penulis terbiasa dalam membuka arsip yang menjadi salah satu aspek dalam metode pengumpulan data. Dari arsip inilah kita melihat jejak Muhammadiyah,” paparnya.

Senada dengan itu, Ketua MPI PWM Sulsel, Hadisaputra menjelaskan, dalam penulisan data sejarah, hal yang diperlukan yaitu mengumpulkan data, interpretasi data, dan menjahit data dengan kata historiografi yang baik.

Salah satu jejak sejarah yang cukup menarik perhatian adalah adanya arsip permohonan peminjaman fasilitas kendaraan oleh Unismuh Makassar ke PW Muhammadiyah Sulsel bertahun 1995.

Salah satu bukti sejarah yang ditemukan.

Ini bukti sejarah bahwa dahulu, saat awal-awal Unismuh berdiri, Perguruan Tinggi terkemuka di Sulsel ini banyak ditopang oleh Muhammadiyah Sulsel.

“Tidak hanya SDM-nya tetapi juga fasilitas. Saat ini ya, bisa dinilai sendiri, bisa dibilang terbalik. Muhammadiyah Sulsel-lah yang banyak meminjam fasilitas dari Unismuh,” kata Hadisaputra.

Baitul Arqam Penulis ini diikuti oleh sejumlah perwakilan pimpinan daerah se-Sulsel, DPD IMM Sulsel, Nasyiyatul Aisyiyah Sulsel, dan perwakilan Universitas Muhammadiyah Bulukumba. (fit-sam)





Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...