Mengenal Harun Masiku, Sang Politikus “Kutu Loncat” yang Jadi DPO KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan kepada Politisi Harun Masiku. Politkus PDI Perjuangan yang kini jadi tersangka otu masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Siapa pun bisa, asal memenuhi syarat materil maupun formil,” kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo usai diskusi bertema “Ada Apa Dengan Wahyu?” di Kawasan Tebet, Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Hasto menerangkan, apabila status Harun adalah tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka yang bersangkutan juga dapat dijadikan Justice Collaborator (saksi pelaku yang bekerja sama dengan penyidik atau penuntut umum dalam mengungkap kasus tertentu, red).

“Iya bisa juga (Justice Collaborator),” terang Hasto.

Adapun syarat formil yang dimaksud Hasto adalah soal kelengkapan identitas. Sementara syarat materilnya adalah ditetapkan sebagai saksi dan korban oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK.

“Bisa juga dia melapor saja ke polisi. Itu bisa menjadi dasar kalau ada perkara pidana yang dia hadapi,” terangnya.

Lebih lanjut Hasto menjelaskan, setelah syarat formil dan materil telah rampung, maka LPSK selanjutnya akan melakukan pengecekan.

“LPSK akan melakukan investigasi apa betul yang bersangkutan memenuhi syarat, kesaksiannya signifikan, atau perkara yang dia mohonkan untuk terlindungi itu berjalan,” tandasnya.

Siapakaha Harun Masiku?

Harun Masiku dikenal sebagai petualang politik atau ‘kutu loncat’. Sebelum menjadi caleg PDIP, Harun yang pernah kuliah di University of Warwick United Kingdom itu tercatat aktif sebagai kader Partai Demokrat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah+Umar


Comment

Loading...