“Runtuhnya” Keraton Agung Sejagat, Pengikut Masih Ada yang Optimis

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Totok Santosa (kanan)- Fanny Aminadia(kiri). (BUDI AGUNG/JAWA POS RADAR JOGJA)

Pajang dan Djipang memang punya pijakan historis sebagai sejarah. Dan, mereka yang belakangan ”menghidupkannya” lagi beralasan sekadar uri-uri atau ekspresi kebudayaan.

Tapi, untuk Sunda Empire, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, seperti dikutip Radar Bandung, menyebut fenomena itu menunjukkan bahwa banyak yang stres di republik ini. Sayang, Emil –sapaan akrab sang gubernur– tak memerinci apa yang mengakibatkan stres itu.

Yang jelas, nun di Purworejo sana, memang banyak yang sadar telah jadi korban penipuan. Banyak pula yang malu. Tapi, ada juga yang seperti Siti dan Teguh. Ikhlas, tak merasa ditipu, serta masih sepenuhnya yakin bahwa KAS akan membawa mereka ke ”zaman yang dijanjikan” itu.

"Saya kasihan dengan raja dan permaisuri, semoga segera bebas,” kata Siti. (JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...