Anak Demam, Kompres Air Hangat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketika anak sudah mengalami gejala demam, Bunda perlu menanganinya lebih dahulu.

Spesialis Anak, Rumah Sakit Ibu dan Anak Paramount, dr Ivonne Friska Tiwow SpA mengatakan, demam tak melulu harus segera dibawa ke dokter. Selama anak masih demam, Bunda bisa memberikan dahulu kompres air hangat. Jika anak tak suka diberkan di dahinya, maka usapkan saja ke tubuh si kecil.

Bunda juga bisa memandikannya dengan air hangat selama demamnya masih ringan. Ketika tidak dimandikan, maka bisa terjadi merah-merah di tubuh si kecil. Mandikan tidak terlalu sore karena cuaca dingin akan membuat demamnya justru makin parah. “Kalau air hangat bisa memicu pembukaan pori-pori, jadi anak bisa berkeringat,” terangnya.

Jika anak masih menyusui, berikan ASI sedikit demi sedikit. Selalu dekatkan tubuh Bunda dengan si kecil untuk mentransfer suhu ke anak, agar demamnya bisa menurun. Jika memang anak sudah di atas enam bulan, berikan cairan oralit, cara membuatnya yakni 20ml air ditambahkan satu sendok gula dan sejumput garam. Beri makan sup atau bubur.

Jangan memberikan anak air putih, karena jika hanya air putih akan membuat si kecil mudah kembung, akibat penyerapan cairan yang lama, berbeda ketika menggunakan cairan oralit. Kebutuhan mineralnya akan segera terpenuhi.

Bunda juga bisa memberikan susu. Namun jika kondisinya masih muntah, baiknya memberikan susu free laktosa. “Berikan semuanya sedikit demi sedikit, tetapi sering. Jika memang setiap makan terus muntah, maka berikan obat antimuntah. Atau demamnya sudah 38 derajat, maka diberikan obat demam. Biasanya reaksi penurunan suhunya bisa dua sampai tiga hari,” tambahnya.

Spesialis Anak, Rumah Sakit Siloam, Dr dr Bob Wahyudin SpA(K) menambahkan, paling penting agar anak terhindari dari bakteri dan virus dengan selalu memperhatikan higienitasnya.

Baik itu tempat makan, makanan, pun juga dengan mainan si kecil. Berikan juga asupan gizi empat bintang. Karbohidrat, protein nabati dan hewani serta sayuran dan buah-buahan yang seimbang akan membentuk antibodi anak. (ind/dni)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...