Daftar Jalur Perseorangan, Danny Pomanto Gandeng Maqbul Halim

0 Komentar

danny pomanto dan maqbul halim foto: radarmakassar

FAJAR. CO. ID, MAKASSAR- Moh Ramdhan Pomanto resmi mendaftarkan diri sebagai peserta calon Pemilihan Wali kota Makasar 2020 melalui jalur perseorangan atau calon independen, Sabtu, 18 Januari 2020.

Danny sapaan karibnya didaftarkan oleh tim suksesnya yakni Rizal. Komisioner KPU Makassar Gunawan yang menerimanya. Dalam surat yang didaftarkan nama Maqbul Halim sebagai bakal calon wakilnya.

Langkah yang ditempuh Danny ikut ditanggapi Pengamat Politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Priyanto.

Ia mengatakan, jalur perseorangan bukan menjadi pilihan bagi kandidat yang gagal dalam perebutan kendaraan partai politik.

“Jalur perseorangan pilihan bagi kandidat yang tidak cukup percaya diri berkompetisi merebut dukungan partai politik. Terutama di era “begal” partai politik dan pelibatan elite politik nasional di penentuan arah dukungan partai. Jalur ini bisa menjadi cara terbaik untuk mendelegitimasi otoritas sentralistik yang ada pada partai politik,” katanya.

Menurutnya persyaratan di jalur perseorangan cukup berat. Sangat sedikit yang lolos dalam verifikasi penyelenggara. “Risiko elektoralnya lumayan berat, karena berhadapan kandidat yang di usung partai politik, yang memiliki infrastruktur politik,” ujarnya.

Lanjut Andi Luhur menjelaskan bahwa jalur perseorangan memang lebih realistis bagi DP, akronimnya Danny Pomanto.

Tetutama karena pengalamannya di kontestasi Pilwali 2018. Jalur ini mungkin potensial untuk syarat sebagai kontestan, tetapi pada saat yang sama kembali membuktikan kelemahan DP memobilisasi dukungan partai politik.

“Pilihannya Danny Pomanto bergabung di Nasdem dan membangun jejaring politik di Perindo menjadi eksperimen yang tidak bermakna. Meskipun bagi DP, memastikan diri menjadi kontestastan jauh lebih penting daripada membangun koalisi besar dukungan partai politik yang penuh ketidakpastian,” tutup Luhur.

Sebelumnya, anggota tim sukses Danny Pomanto, Rizal, mengatakan pihaknya menyerahkan mandat operator ke KPU Makassar untuk mendapatkan user aplikasi Silon sebagai syarat calon perseorangan. Hal ini sebagai antisipasi dari proses perjuangan Danny untuk mendapat rekomendasi partai-partai, sebagai syarat agar dapat maju dalam Pilwalkot Makassar 2020.

“Meskipun Pak Danny fokus mengikuti penjaringan bakal calon yang dilakukan partai-partai, kami dari relawan dan tim menyiapkan ‘Plan B’ dengan bekal lebih dari 100 ribu syarat dukungan perseorangan yang nantinya disetor ke KPU,” tutup Rizal. (taq/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...