Harta Habis dan Diusir, Pasutri Lansia Hidup di Gubuk 3×3 Meter


FAJAR.CO.ID,MAROS — Sungguh malang nasib pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia (lansia), Kakek Sambang (90) dan Nenek Sari (80).

Pasalnya Warga Dusun Balocci, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, ini hidup memprihatinkan di gubuk berukuran 3×3 meter yang hanya berdinding anyaman bambu.

Dalam rumahnya hanya ada karpet dan beberapa bantal yang digunakan tidur. Sedang bagian belakang rumahnya digunakan sebagai dapur, nampak tungku dan panci.

Kakek Sambang bercerita jika ia sudah tinggal di Dusun Balocci ini sekitar 10 tahun lalu. Namun setahun lalu ia sempat dipanggil oleh cucu keponakannya untuk tinggal bersama di daerah Kabupaten Gowa.

“Saya tinggal di sini sudah sepuluh tahun lebih. Tapi sempat tinggal di rumah cucu kemenakan di Rappokaleleng Gowa,” katanya dengan bahasa Makassar.

Diakuinya setelah setahun tinggal di rumah cucu kemenakan ia merasa tak nyaman, bahkan sempat diusir. Sehingga ia memutuskan kembali ke Dusun Balocci. Meski rumahnya yang dulu sudah tak ada lagi.

“Sudah lima bulan saya kembali kesini lagi. Ini juga tempatnya tetangga dikasi pinjam dan dibangunkan rumah. Karena rumah dan tempat saya yang dulu dibelakang sudah dijual,” ungkapnya.

Dia mengaku semua harta bendanya telah ia jual untuk menyekolahkan cucu keponakannya itu hingga ia mapan dan bekerja sebagai tenaga medis. Namun setelah berhasil dia justru diusir begitu saja.

Komentar

Loading...