Minta Menyerahkan Diri, Keluarga Dorong Harun Masiku Jadi Justice Collaborator


”Kemudian, saat mau balik ke Jakarta, selalu dia minta uang tiket dan lainnya. Cukup dekat lah dulu,” sambungnya.

Status Harun yang pernah menjadi caleg DPR dari Demokrat pada 2014 dibenarkan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). IAS saat itu menjabat ketua Demokrat Sulsel. ”Tapi, setelah tidak terpilih, sudah hilang juga entah ke mana,” katanya.

Mantan Wali Kota Makassar tersebut menerangkan, Harun dimasukkan sebagai caleg setelah menyebut nama salah satu orang besar. ”Saya ingat sekali, ada caleg DPR dari Demokrat terpaksa kami korbankan untuk memasukkan nama Harun,” ungkapnya.

Ketua Bappilu Demokrat Sulsel Selle Ks. Dalle mengatakan, tidak ada pengurus Demokrat Sulsel yang kenal dengan Harun. ”Dia lahir sampai kuliah memang di sini, tapi jadi caleg saat itu pakai jalur dari Jakarta. Tidak pernah berkarir politik di sini,” terangnya.

Hal yang sama diutarakan Sekretaris PDIP Sulsel Rudy Pieter Goni. Dia mengaku baru tahu nama Harun setelah ramai diberitakan media. ”Kami dari PDIP Sulsel tidak tahu sama sekali siapa dia,” ucapnya.

Serahkan diri

Sementara itu, di Kabupaten Toraja Utara, keluarga besarnya berharap Harun menyerahkan diri. Dia harus taat hukum. Apalagi, mendiang ayahnya, Johannes Masiku, merupakan seorang hakim yang dikenal baik. ”Dia juga kan paham hukum,” tutur sepupu Harun yang enggan namanya dikorankan kepada FAJAR.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...